Madrid – Gelandang serang sensasional Real Madrid, Vinicius Junior, secara terbuka mengungkapkan ambisinya untuk melanjutkan kiprahnya di kancah sepak bola Eropa bersama klub raksasa Spanyol tersebut selama beberapa tahun ke depan. Kendati demikian, bintang muda Brasil ini tidak menunjukkan keinginan untuk segera memperpanjang masa baktinya di Santiago Bernabeu, sembari mengisyaratkan rencana untuk kembali ke tanah kelahirannya sebelum memutuskan untuk mengakhiri kariernya.
Dalam sebuah sesi wawancara eksklusif dengan jurnalis terkemuka, Casimiro Miguel, yang kemudian dikutip oleh publikasi olahraga The Athletic, Vinicius menegaskan bahwa ia belum memikirkan perihal perpanjangan kontrak yang saat ini akan berakhir pada Juni 2027. Pernyataan ini mengindikasikan adanya pendekatan yang tenang dan terukur terkait masa depannya di ibu kota Spanyol.
"Saya tidak pernah membayangkan diri saya berada jauh dari Real Madrid. Setiap momen yang saya habiskan di sini adalah momen yang saya maksimalkan sepenuhnya, karena klub ini adalah impian terbesar saya," ujar Vinicius, merefleksikan rasa cintanya yang mendalam terhadap Los Blancos. Ia menambahkan bahwa ia benar-benar menikmati setiap detik bermain untuk klub dengan sejarah gemilang ini dan memiliki keinginan kuat untuk terus mengenakan seragam putih kebanggaan Real Madrid sepanjang sisa kariernya. Namun, ia juga menekankan bahwa tidak ada urgensi untuk segera menyepakati kontrak baru.
"Kami memiliki ikatan kontrak yang berlaku hingga tahun 2027, jadi masih ada banyak waktu untuk berdiskusi lebih lanjut dengan Real Madrid, begitu pula sebaliknya. Pihak klub menunjukkan sikap yang tenang mengenai hal ini, demikian pula saya. Presiden klub, Florentino Perez, memberikan kepercayaan penuh kepada saya, dan saya pun sangat mempercayainya. Itu adalah dasar dari segalanya," jelas Vinicius, menekankan adanya komunikasi yang baik dan saling pengertian antara dirinya dan jajaran manajemen klub.
Vinicius bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2018, didatangkan dari klub legendaris Brasil, Flamengo. Sejak awal kepindahannya, ia selalu menyimpan niat untuk suatu saat nanti kembali membela klub yang membesarkannya tersebut sebelum gantung sepatu.
"Saya pasti akan kembali ke sana suatu hari nanti. Bukan dalam waktu dekat, namun juga saya tidak ingin kembali dalam usia yang terlalu senja. Saya sangat merindukan Flamengo, jadi kita lihat saja nanti. Mungkin dalam tiga atau empat tahun ke depan, tapi untuk saat ini fokus saya adalah di sini," ungkap Vinicius dengan penuh keyakinan. Pernyataan ini memberikan gambaran jelas mengenai peta jalan kariernya di masa depan, di mana kepulangannya ke Brasil menjadi tujuan akhir yang telah ia rencanakan.
Menariknya, laporan dari sumber asli artikel menyebutkan bahwa sempat ada keraguan dari Vinicius mengenai perpanjangan kontraknya ketika Real Madrid masih berada di bawah kendali pelatih Xabi Alonso. Namun, situasi tersebut dikabarkan membaik ketika Alvaro Arbeloa mengambil alih kursi kepelatihan sementara. Kini, dengan kepastian Real Madrid akan memiliki pelatih baru, dan Jose Mourinho disebut-sebut sebagai kandidat kuat, dinamika ini mungkin akan turut memengaruhi pembicaraan kontrak Vinicius di masa mendatang. Meski demikian, fokus utama Vinicius saat ini adalah pada tugasnya bersama Tim Nasional Brasil. Ia telah dipanggil untuk memperkuat skuad arahan Carlo Ancelotti dalam perhelatan Piala Dunia bulan depan, di mana Brasil berambisi untuk meraih gelar juara dunia keenam mereka.
This article was rewritten using AI technology based on information from sport.detik.com without altering the facts of the original article.






