Karier dan Ilmu Jadi Prioritas, Amel Carla Tunda Urusan Pernikahan

Niam Beryl

Amel Carla, sosok yang dikenal publik sejak kecil lewat dunia hiburan, belum memiliki niat untuk melepas masa lajang dalam waktu dekat.

Perempuan yang kini menginjak usia 23 tahun itu menegaskan bahwa dirinya masih menyimpan banyak ambisi yang ingin diwujudkan sebelum memasuki fase kehidupan berumah tangga.

Salah satu impian terbesar Amel saat ini adalah melanjutkan jenjang pendidikannya ke tingkat magister.

Ia menyebut bahwa mengejar gelar S2 merupakan bagian dari perencanaan jangka panjang yang sudah dipikirkannya dengan matang.

“Terus pengin coba berbisnis dan lain-lain,” kata Amel Carla di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Upaya untuk mengenyam pendidikan lanjutan sempat ia lakukan melalui jalur beasiswa LPDP, yaitu program bantuan dana pendidikan dari pemerintah.

Namun, nasib belum berpihak padanya saat itu karena ia tidak berhasil melewati tahapan seleksi.

Meski sempat mengalami kegagalan dalam proses seleksi LPDP, semangat Amel untuk tetap mengejar mimpi tak padam.

Ia justru semakin termotivasi untuk mencari jalan lain demi bisa belajar di luar negeri, seperti yang dilakukan oleh kedua saudaranya.

“Karena kebetulan kakak-kakakku satu di US, satu di UK. Mungkin kita di benua lain lagi kali, ya, biar kita coba-coba saja,” tutur Amel.

Negeri Kanguru, Australia, dan tanah Britania, Inggris, menjadi dua negara yang tengah ia pertimbangkan sebagai tempat menuntut ilmu.

Pilihan jurusan yang hendak diambil pun tidak lepas dari rencana jangka panjang lainnya, yakni membangun dan mengembangkan usaha sendiri.

“Ambilnya bisnis. Basic-ku kan hukum. Kalau ngambil hukum lagi, tapi aku enggak pengacara juga sayang sih,” ucap Amel.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa Amel memiliki fondasi akademik di bidang hukum, namun kini lebih tertarik memperdalam ilmu yang berkaitan dengan dunia wirausaha, selaras dengan aktivitas barunya dalam merintis usaha.

Di sisi kehidupan pribadinya, Amel ternyata sudah menjalin hubungan asmara dengan seseorang di luar industri hiburan selama setahun terakhir.

Hubungan mereka tumbuh dari kesamaan minat dan kegiatan, bukan dari lingkungan pekerjaan.

”Ketemunya dari hobi,” ujarnya.

Walau hubungan mereka terbilang serius, hingga saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut soal pernikahan. Amel pun memilih bersikap realistis dan menyerahkan segala sesuatu kepada waktu dan takdir.

“Kita doakan aja yang terbaik, karena yang namanya masih muda walaupun udah enggak kecil lagi, udah tua kita sebenarnya, ya kita doakan yang terbaik aja,” kata Amel.

Pernyataan itu memperlihatkan sisi kedewasaan Amel dalam menyikapi hubungan dan pernikahan.

Ia tidak terburu-buru dan memilih untuk menikmati proses, sembari menapaki jalur pendidikan dan karier yang kini menjadi fokus utamanya.

Also Read

Tags