Perayaan Arsenal: Di Mana Sang Nahkoda Saat Euforia Memuncak?

Darus Sinatria

Mikel Arteta, sang arsitek di balik kesuksesan Arsenal meraih gelar Premier League 2025/2026, mendadak menjadi sorotan publik usai absennya dalam momen-momen krusial perayaan tim. Ketika para penggawa The Gunners dan staf merayakan kemenangan bersejarah mereka, jejak sang pelatih justru menghilang dari pandangan publik, memicu spekulasi tentang keberadaannya.

Pesta juara Arsenal dipastikan setelah Manchester City hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth pada Rabu, 20 Mei 2026 dini hari WIB. Hasil tersebut secara matematis memastikan bahwa perolehan poin Arsenal tidak lagi dapat dikejar oleh tim asuhan Pep Guardiola, mengukuhkan mereka sebagai kampiun liga.

Momen bersejarah tersebut sejatinya dirayakan bersama oleh para pemain dan staf tim di Sobha Realty Training Centre, tempat mereka menggelar acara nonton bareng laga krusial tersebut. Namun, dalam berbagai rekaman video yang dibagikan Arsenal melalui kanal media sosial mereka, sosok Mikel Arteta tak tampak batang hidungnya. Absennya sang pelatih dalam momen perayaan bersama ini pun sontak menimbulkan pertanyaan.

Berbagai laporan dari media Inggris, termasuk yang dilansir oleh DailyMail, mencoba mengurai misteri ini. Dikatakan bahwa Mikel Arteta memilih untuk menghabiskan momen penting tersebut bersama orang-orang terdekatnya, yakni istri dan anak-anaknya, di kediaman pribadi. Keputusan ini membuat jajaran petinggi klub yang hadir dalam acara tersebut hanya menyisakan Andrea Berta, yang menjabat sebagai Direktur Olahraga Arsenal.

Setelah euforia yang sempat dirasakan di Sobha Realty Training Centre, para pemain Arsenal kemudian melanjutkan perayaan dengan pulang ke rumah masing-masing untuk berbagi kebahagiaan bersama keluarga. Beberapa momen kepulangan pemain ke rumah pun sempat terekam dan beredar di jagat maya, seperti yang terlihat pada Noni Madueke dan Eberechi Eze. Mereka berganti pakaian di rumah dan kemudian beranjak menuju pusat kota London.

Tujuan mereka selanjutnya adalah Tape London, sebuah klub malam yang dikenal sebagai tempat favorit para selebriti. Keberadaan mereka di sana pun kemudian dikuatkan oleh laporan dari Mirror, yang meyakini bahwa Mikel Arteta turut bergabung dengan para pemainnya di lokasi tersebut. Dugaan ini semakin menguat tatkala beberapa pemain kunci seperti Declan Rice dan Bukayo Saka, yang juga sempat terlihat mengunjungi Mayfair dan Emirates Stadium pada pagi harinya, kemudian mengunggah momen kebersamaan mereka.

Melalui unggahan di akun media sosial Bukayo Saka, terungkaplah sebuah foto yang menunjukkan Mikel Arteta bersama dengan para pemain Arsenal di sebuah ruangan yang remang-remang, dengan nuansa yang sangat mirip dengan suasana sebuah kelab malam. Di latar belakang foto tersebut, tertulis jelas ucapan "Congratulation Arsenal," semakin menguatkan bahwa sang pelatih memang turut serta dalam perayaan tersebut, meski mungkin dengan cara yang lebih privat.

Perlu dicatat bahwa Arsenal masih memiliki satu pertandingan tersisa dalam kalender Premier League 2025/2026, yang akan dilakoni di akhir pekan melawan Crystal Palace. Dalam laga penutup musim ini, diperkirakan Arteta akan memberikan kesempatan bermain bagi banyak pemain lapis kedua, sebagai bentuk apresiasi dan rotasi.

Namun, agenda terpenting yang menanti Arsenal adalah laga final Liga Champions yang akan digelar pada tanggal 30 Mei. Martin Odegaard dan kawan-kawan akan berhadapan dengan Paris Saint-Germain dalam sebuah pertandingan akbar yang akan menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi si kuping besar. Perjalanan Arsenal di musim ini memang penuh dengan drama dan pencapaian luar biasa, dan perayaan juara Premier League ini menjadi salah satu babak penting sebelum mereka mengalihkan fokus sepenuhnya pada ambisi di Eropa.

Pertanyaan mengenai di mana Mikel Arteta berada saat perayaan juara timnya, meskipun sempat menimbulkan tanda tanya, akhirnya terjawab. Keberadaannya di sebuah kelab malam bersama para pemainnya, sebagaimana terungkap melalui unggahan media sosial, menunjukkan bahwa ia tetap menjadi bagian integral dari kebersamaan tim, bahkan di luar lapangan. Hal ini menegaskan kembali ikatan kuat yang telah ia bangun dengan para penggawanya, yang terbukti mampu membawa Arsenal meraih kejayaan di kancah domestik.

Meskipun absen dari sorotan kamera saat momen nonton bareng, kehadiran Arteta di Tape London bersama tim menunjukkan bahwa ia merayakan kemenangan ini dengan cara yang dipilihnya, yaitu dalam kebersamaan yang lebih intim dengan para pemainnya setelah melalui perjuangan panjang. Ini adalah momen yang pantas dirayakan, baik secara terbuka maupun privat, setelah musim yang penuh kerja keras dan dedikasi. Fokus kini beralih pada tantangan di final Liga Champions, di mana Arteta dan pasukannya akan berupaya mengukir sejarah lebih lanjut bagi klub berjuluk The Gunners.

Also Read

Tags