Terobosan Mobilitas Hijau: VinFast Tawarkan Opsi Sewa Baterai Motor Listrik dengan Biaya Terjangkau

Ricky Bastian

VinFast Indonesia tak henti berinovasi dalam memajukan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Kali ini, perusahaan asal Vietnam tersebut memperkenalkan tiga model motor listrik perdana mereka, yakni EVO, Feliz II, dan Vapor. Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan VinFast adalah skema pembelian yang fleksibel, memungkinkan konsumen untuk membeli unit motor tanpa baterai dan memilih opsi langganan atau sewa baterai bulanan. Inisiatif ini dirancang untuk membuat harga motor listrik lebih terjangkau dan mendorong adopsi mobilitas berkelanjutan.

Vo Thi Cam Tu, Managing Director of VinFast E-motorcycles Overseas Market, menjelaskan bahwa keputusan untuk menawarkan pilihan pembelian dengan atau tanpa baterai merupakan cerminan dari komitmen jangka panjang VinFast dalam membangun ekosistem mobilitas hijau yang komprehensif di Indonesia. "Kami tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, cerdas, dan mudah diakses, tetapi juga berinvestasi secara menyeluruh dalam infrastruktur pengisian daya dan penukaran baterai," ungkap Vo Thi Cam Tu dalam sebuah pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa investasi ini bertujuan untuk memfasilitasi dan mempercepat transisi energi hijau bagi masyarakat Indonesia.

Pemesanan awal untuk ketiga model motor listrik ini telah dibuka sejak 20 Mei hingga 20 Juni 2026, dan dapat dilakukan melalui situs web resmi Vinfastauto.id. Terdapat perbedaan harga yang signifikan tergantung pada skema kepemilikan baterai. Untuk VinFast EVO, harga dibanderol sekitar Rp 18 jutaan jika konsumen memilih skema langganan baterai, sementara untuk kepemilikan dua baterai, harganya mencapai sekitar Rp 26 jutaan.

Model VinFast Feliz II ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 20 jutaan untuk skema langganan baterai, dan Rp 27 jutaan jika memilih paket dengan dua baterai. Sementara itu, VinFast Viper, model yang diposisikan lebih premium, dapat dimiliki dengan harga sekitar Rp 24 jutaan untuk skema langganan baterai, dan Rp 31 jutaan untuk opsi dua baterai.

Sebagai insentif bagi konsumen yang melakukan pemesanan selama periode pembukaan, VinFast memberikan potongan harga menarik senilai Rp 1,6 juta. Biaya pemesanan ditetapkan sebesar Rp 1 juta dan bersifat non-refundable. Pengiriman unit pertama kepada konsumen di Indonesia dijadwalkan akan dimulai pada Juni 2026, menandai babak baru mobilitas listrik di pasar domestik.

Salah satu aspek yang paling menarik dari tawaran VinFast adalah biaya bulanan untuk penyewaan baterai. Konsumen yang memilih untuk membeli motor listrik tanpa baterai dapat menyewa baterai dengan biaya yang sangat terjangkau, yaitu hanya Rp 84.000 per bulan. Selain itu, biaya penukaran baterai di stasiun pengisian daya yang disediakan juga sangat kompetitif, yakni hanya Rp 6.000 per penukaran. Dengan sistem ini, konsumen tidak perlu khawatir tentang waktu pengisian daya yang lama atau biaya listrik di rumah. Mereka cukup mendatangi stasiun penukaran baterai terdekat dan mengganti baterai yang habis dengan yang terisi penuh dalam hitungan menit.

Dari segi performa, ketiga motor listrik VinFast ini dibekali dengan motor BLDC in-wheel yang memiliki kekuatan maksimum 5.200W. Spesifikasi ini dirancang untuk memberikan performa optimal yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas perkotaan. VinFast Viper dan Feliz II mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 90 km/jam, sementara VinFast Evo menawarkan kecepatan puncak hingga 80 km/jam, yang masih sangat memadai untuk aktivitas sehari-hari.

Desain kedua slot baterai yang ditempatkan secara strategis di bawah jok menawarkan solusi cerdas untuk memaksimalkan ruang penyimpanan sekaligus memudahkan proses pemasangan dan penukaran baterai. Pengguna tidak perlu repot mengeluarkan baterai dari tempat yang sulit dijangkau. Seluruh model menggunakan dua unit baterai tipe LFP (Lithium Iron Phosphate) dengan kapasitas masing-masing 1,5 kWh. Kombinasi dua baterai yang terisi penuh memungkinkan VinFast Evo untuk menempuh jarak hingga 150 km dalam kondisi penggunaan standar. Sementara itu, VinFast Viper dan Feliz II memiliki daya jelajah hingga 145 km. Jarak tempuh ini sangat kompetitif dan mampu menjawab kekhawatiran konsumen mengenai jangkauan motor listrik.

Kehadiran VinFast dengan skema sewa baterai ini diharapkan dapat memecah kebuntuan pasar motor listrik di Indonesia. Dengan harga awal yang lebih terjangkau dan biaya operasional yang rendah, kendaraan listrik menjadi pilihan yang lebih realistis bagi masyarakat luas. VinFast tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun ekosistem pendukung yang kuat, mulai dari infrastruktur penukaran baterai hingga model bisnis yang inovatif. Langkah ini sejalan dengan tren global menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta menunjukkan keseriusan VinFast dalam berkompetisi di pasar otomotif Indonesia. Pelanggan kini memiliki opsi yang lebih leluasa untuk beralih ke kendaraan listrik tanpa dibebani oleh biaya awal baterai yang tinggi, membuka jalan bagi masa depan transportasi yang lebih bersih dan efisien.

Also Read

Tags