Berita yang beredar di jagat maya mengenai penutupan sebelas gerai jaringan Daihatsu milik Asco Automotive, dan spekulasi bahwa mereka akan beralih memasarkan kendaraan asal Tiongkok, telah memicu kehebohan. Menanggapi simpang siur informasi tersebut, PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI DSO) melalui Tri Mulyono, selaku Customer Relation Division Head, memberikan klarifikasi untuk meluruskan narasi yang keliru.
Tri Mulyono menekankan pentingnya perbedaan terminologi antara "dealer" dan "outlet". Menurutnya, yang mengalami penutupan bukanlah sebelas dealer independen, melainkan sebelas titik layanan atau outlet yang berada di bawah naungan satu entitas dealer. "Perlu diluruskan bahwa yang dimaksud di sini adalah satu dealer yang membawahi sebelas jaringan outlet resmi Daihatsu, bukan sebelas dealer yang terpisah," jelas Tri dalam keterangannya kepada media pada Jumat, 5 Juni. Pernyataan ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai skala operasional yang terdampak.
Dalam menghadapi lanskap bisnis otomotif yang dinamis, Daihatsu menghargai setiap keputusan strategis yang diambil oleh para mitranya, termasuk dealer. Namun, bagi para konsumen yang telah melakukan pembelian kendaraan di salah satu outlet yang terdampak, kekhawatiran mengenai servis dan perawatan sebaiknya diredam. Tri Mulyono menegaskan bahwa kendaraan yang dibeli di outlet tersebut tetap dapat menjalani pengecekan dan perbaikan di outlet-outlet Daihatsu lainnya yang masih beroperasi. Hal ini menjadi penegasan komitmen Daihatsu untuk menjaga kelangsungan layanan purnajual bagi seluruh pelanggannya.
Lebih lanjut, Daihatsu Indonesia menegaskan komitmennya yang tak tergoyahkan dalam memberikan pelayanan prima kepada para pelanggannya di setiap tahapan kepemilikan kendaraan, mulai dari proses pembelian hingga layanan purna jual. Seluruh jaringan dealer Daihatsu yang tersebar di berbagai wilayah siap sedia memenuhi segala kebutuhan pelanggan. "Kami ingin menegaskan kembali bahwa Daihatsu Indonesia tetap berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan kami, di setiap fase kepemilikan kendaraan mereka, baik dalam proses penjualan maupun layanan purna jual. Seluruh jaringan kami siap melayani kebutuhan pelanggan di mana pun mereka berada," ujar Tri.
Pihak Daihatsu juga memberikan jaminan bahwa pelanggan yang sebelumnya dilayani oleh dealer yang mengoperasikan sebelas outlet tersebut, tetap akan mendapatkan layanan yang optimal. Hal ini dapat diakses melalui jaringan resmi Daihatsu terdekat, tanpa ada penurunan kualitas pelayanan yang signifikan. "Kami juga memastikan bahwa pelanggan yang sebelumnya dilayani oleh dealer tersebut tetap dapat memperoleh layanan secara optimal melalui jaringan resmi Daihatsu terdekat, tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan," tambahnya.
Sebelumnya, sebuah akun Instagram yang diduga merupakan akun resmi Asco Daihatsu sempat mengunggah pengumuman mengenai penghentian operasional sejumlah outletnya di berbagai lokasi di Indonesia, seperti di Bekasi Timur dan Pasar Minggu. Meskipun unggahan tersebut kini tidak dapat diakses lagi, kutipan dari pengumuman tersebut beredar luas. Salah satu contohnya adalah pengumuman yang menyatakan, "Terima kasih atas kepercayaan sahabat Daihatsu yang telah melakukan pembelian dan perawatan kendaraan di Asco Daihatsu Bekasi. Bersama ini, kami sampaikan per 1 Juni 2026, Asco Daihatsu Bekasi akan menghentikan operasionalnya." Pernyataan ini mengindikasikan bahwa penutupan tersebut bersifat spesifik pada outlet tertentu dan telah diumumkan kepada publik sebelum akhirnya menghilang.
Dalam konteks ini, penting untuk dipahami bahwa industri otomotif adalah sektor yang sangat kompetitif dan terus mengalami pergeseran. Keputusan sebuah dealer untuk menghentikan operasional di beberapa titik layanan dan mengevaluasi kembali kemitraannya merupakan bagian dari dinamika bisnis yang umum terjadi. Daihatsu, sebagai produsen, berfokus pada upaya menjaga keberlangsungan layanan bagi konsumennya, terlepas dari perubahan yang terjadi pada jaringan distribusinya. Upaya klarifikasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada publik dan menghilangkan spekulasi yang tidak berdasar mengenai masa depan merek Daihatsu di Indonesia. Penegasan komitmen terhadap pelayanan purna jual menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan konsumen di tengah gejolak informasi.






