Mitsubishi Motors telah memberikan sinyal kuat akan menghidupkan kembali salah satu mahakarya SUV mereka yang paling ikonik. Generasi kelima dari Mitsubishi Pajero dipastikan akan menjalani debut globalnya pada musim gugur tahun 2026, diperkirakan antara bulan September hingga November, di tanah kelahirannya, Jepang. Keputusan ini menandai sebuah era baru bagi pabrikan asal Jepang tersebut, mengingat Pajero telah absen dari pasar global sejak tahun 2021, mengukir jeda selama lima tahun.
Sejarah panjang dan reputasi mentereng melekat pada nama Pajero di kancah kendaraan berpenggerak empat roda. Selama empat generasi sebelumnya, Pajero telah dikenal luas sebagai SUV tangguh yang tak gentar menghadapi medan berat, dengan kemampuan off-road yang sangat mumpuni. Popularitasnya bahkan merambah ke berbagai belahan dunia, di mana model ini juga dikenal dengan nama Mitsubishi Montero. Penting untuk dicatat, Pajero dan Pajero Sport adalah dua entitas yang berbeda, meskipun seringkali disamakan. Jika Pajero Sport selama ini dibangun di atas platform ladder frame yang serupa dengan Triton, Pajero generasi sebelumnya mengadopsi konstruksi unibody yang mengintegrasikan ladder frame.
Namun, untuk menyegarkan kembali esensi legendarisnya, Mitsubishi dikabarkan akan kembali ke akar filosofi desain Pajero dengan mengadopsi basis ladder frame untuk generasi terbarunya. Platform yang akan digunakan ini merupakan pengembangan terbaru dari Mitsubishi Triton. Langkah strategis ini diyakini sebagai upaya Mitsubishi untuk mengembalikan DNA SUV yang kokoh dan berdaya jelajah tinggi, sebagaimana yang telah melekat pada Pajero sejak awal kemunculannya. Menariknya, dua generasi pertama Pajero memang telah mengandalkan sasis ladder frame sebelum kemudian beralih ke konstruksi hibrida pada generasi ketiga dan keempatnya.
Bocoran informasi yang beredar juga mengindikasikan bahwa Pajero teranyar ini akan menggendong mesin diesel 4N16 berkapasitas 2.4 liter dengan konfigurasi empat silinder, yang juga menjadi jantung pacu Triton terbaru. Mesin ini hadir dalam dua varian tenaga: versi turbo tunggal yang mampu menghasilkan tenaga 184 PS, dan versi twin-turbo yang menawarkan daya lebih besar, yakni 204 PS. Performa mesin ini diperkirakan akan disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan, yang dikombinasikan dengan sistem penggerak empat roda legendaris Mitsubishi, Super Select II, yang terkenal akan kemampuannya menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi medan.
Meskipun mengadopsi basis yang sama dengan kendaraan niaga ringan seperti pikap, Mitsubishi menegaskan bahwa Pajero terbaru ini akan menerima sentuhan pengembangan khusus pada sektor interior dan sistem suspensi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa SUV ini tidak hanya mampu melahap medan off-road yang menantang, tetapi juga tetap menawarkan kenyamanan superior saat digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Tujuannya adalah menciptakan sebuah kendaraan yang seimbang, mampu menjadi teman petualangan yang andal sekaligus tunggangan yang nyaman untuk mobilitas urban.
Dari siluet yang terungkap dalam teaser resmi, terlihat jelas bahwa Mitsubishi Pajero generasi terbaru akan memancarkan aura modernitas. Desain lampu depannya yang khas, dengan garis horizontal memanjang, memberikan kesan yang berbeda dari Triton dan justru lebih mengingatkan pada desain Mitsubishi Xforce. Hal ini menunjukkan adanya evolusi gaya desain yang berani, namun tetap mempertahankan identitas khas Mitsubishi. Mitsubishi sendiri menggarisbawahi bahwa Pajero baru ini dirancang sebagai model flagship baru yang merepresentasikan semangat petualangan tanpa batas dan keberanian dalam menghadapi setiap tantangan.
Hingga saat ini, Mitsubishi belum memberikan konfirmasi resmi apakah Pajero baru ini akan secara langsung menggantikan posisi Pajero Sport di pasar global. Namun, mengingat usia Pajero Sport generasi yang ada saat ini yang telah cukup matang sejak peluncurannya pada tahun 2015, banyak pihak memprediksi bahwa Pajero generasi terbaru ini justru akan menjadi suksesor langsung bagi SUV tersebut di kancah global. Kembalinya Pajero bukan sekadar peluncuran model baru, melainkan sebuah penegasan komitmen Mitsubishi untuk kembali merajai segmen SUV premium dengan sebuah nama yang telah teruji oleh waktu dan terbukti ketangguhannya. Keputusan ini dipastikan akan disambut antusias oleh para penggemar setia Pajero dan juga para pencari kendaraan yang menawarkan kombinasi sempurna antara performa, kenyamanan, dan kemampuan off-road yang tak tertandingi. Kehadirannya di pasar otomotif global diprediksi akan memicu persaingan sengit dan memberikan pilihan yang semakin beragam bagi konsumen yang mendambakan sebuah SUV sejati.






