Ratusan penggemar sepeda motor premium asal Italia, yang akrab disapa Ducatisti, baru-baru ini memadati keindahan Pulau Dewata dalam sebuah perhelatan akbar tahunan bertajuk "We Ride As One 2026". Lebih dari sekadar pertemuan biasa, ajang ini merupakan sebuah ode untuk merayakan ikatan dan semangat kebersamaan di antara para pemilik motor berlogo kuda jingkrak tersebut, namun kali ini dengan sentuhan yang lebih segar dan bernuansa liburan yang kental.
Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya yang mungkin lebih terfokus pada aspek seremoni, penyelenggaraan "We Ride As One" tahun ini mengusung pendekatan yang lebih santai dan inklusif. Puncak dari rangkaian kegiatan utama dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2026, yang diawali dengan sebuah sesi edukasi vital mengenai keselamatan berkendara. Sesi ini dipimpin langsung oleh Dito Mulyawadi, Aftersales Director Ducati Indonesia, yang menekankan pentingnya kesadaran dan persiapan sebelum para peserta memulai perjalanan mereka.
Pembekalan keselamatan ini bukanlah sekadar formalitas, melainkan sebuah fondasi penting yang diletakkan sebelum para peserta melakukan konvoi yang dikenal sebagai "rolling thunder". Upaya ini menunjukkan komitmen Ducati Indonesia untuk memastikan bahwa setiap individu yang berpartisipasi tidak hanya memahami rute perjalanan dengan baik, tetapi juga senantiasa mengutamakan keselamatan, baik bagi rombongan itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya yang beraktivitas di sekitar.
Jimmy Budhijanto, CEO Ducati Indonesia, dalam pernyataan resminya mengungkapkan harapan besar agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya mempromosikan citra pariwisata Bali di kancah internasional. Ia menambahkan bahwa melalui penyelenggaraan acara berskala global yang berjalan tertib dan meriah, Ducati Indonesia ingin menegaskan kembali bahwa Bali tetap merupakan destinasi wisata utama yang memiliki daya tarik tak tertandingi, mulai dari kekayaan budaya, keindahan panorama alamnya, hingga keramahan penduduknya yang telah mendunia.
Salah satu sorotan utama yang membuat perayaan kali ini terasa begitu istimewa adalah kehadiran Paolo Ciabatti, General Manager Ducati Corse Off-Road. Sosok yang dikenal sebagai arsitek penting di balik kesuksesan tim Ducati Lenovo di ajang MotoGP, terutama bersama pembalap andalannya, Francesco Bagnaia, turut hadir secara langsung di Bali. Kehadirannya tidak hanya menjadi daya tarik tersendiri, tetapi juga memberikan energi tambahan bagi seluruh peserta.
Tak hanya sekadar hadir dan berbaur, Ciabatti juga turut serta dalam momen pelepasan keberangkatan para peserta. Tercatat sebanyak 110 unit sepeda motor Ducati berpartisipasi dalam konvoi akbar ini, menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari para penggemar merek legendaris ini.
Paolo Ciabatti sendiri memberikan apresiasi tinggi terhadap konsep "We Ride As One" yang diusung oleh Ducati Indonesia, bahkan ia menyebutkan bahwa penyelenggaraan di Bali ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Pujian ini tentu menjadi sebuah pengakuan yang membanggakan dan menjadi motivasi tambahan bagi tim penyelenggara.
Konvoi yang berlangsung megah ini melibatkan representasi dari sembilan lini produk unggulan Ducati, menampilkan keragaman dan kehebatan masing-masing model. Mulai dari varian performa tinggi seperti Superbike, motor petualang Multistrada dan DesertX, hingga motor bergaya naked seperti Hypermotard dan Streetfighter, serta pilihan cruiser seperti Diavel dan motor ikonik Monster. Tak ketinggalan pula model klasik seperti Sport Classic dan Scrambler yang melengkapi formasi. Rute perjalanan yang dipilih pun sangat strategis, dimulai dari kawasan ITDC, kemudian melintasi Tol Bali Mandara yang menawarkan pemandangan laut yang memukau, sebelum akhirnya kembali menuju Nusa Dua dan berakhir di Peninsula Island.
Di lokasi akhir, sebuah pemandangan spektakuler tersaji ketika seluruh motor Ducati yang hadir ditata sedemikian rupa untuk membentuk angka ‘100’. Angka ini memiliki makna simbolis yang mendalam, yaitu merayakan satu abad perjalanan panjang dan gemilang Ducati di dunia otomotif. Perayaan ini kemudian ditutup dengan sesi makan malam barbeque yang akrab, menciptakan suasana kehangatan yang semakin mempererat tali persaudaraan di antara para Ducatisti yang datang dari berbagai komunitas dan penjuru daerah. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa kecintaan pada merek Ducati mampu menyatukan berbagai latar belakang menjadi sebuah keluarga besar yang solid.






