Paris Saint-Germain (PSG) dihadapkan pada misi yang tidak ringan ketika mereka dijadwalkan untuk melakoni laga tandang melawan Bayern Muenchen di Allianz Arena. Pertandingan krusial ini, yang merupakan bagian dari leg pertama semifinal Liga Champions musim 2025-2026 pada Rabu, 6 Mei 2026, diprediksi akan menjadi ujian berat bagi tim ibu kota Prancis. Status mereka sebagai juara bertahan tampaknya tidak serta merta menjamin kemudahan langkah dalam upaya mempertahankan mahkota Eropa mereka. Ambisi PSG untuk kembali menggenggam trofi Si Kuping Besar akan diuji oleh sejarah pertemuan mereka yang kurang menguntungkan di markas Die Roten.
Menengok rekam jejak pertemuan kedua tim di Allianz Arena dalam kancah Liga Champions, PSG memiliki catatan yang kurang memuaskan. Dari empat lawatan terakhir mereka ke stadion yang diresmikan pada tahun 2005 itu, hanya satu kemenangan yang berhasil mereka raih. Sebaliknya, kekalahan lebih sering menghampiri wakil Prancis tersebut. Pengalaman pahit pertama kali mereka rasakan pada fase grup Liga Champions musim 2017-2018. Kala itu, PSG takluk dengan skor 1-3. Robert Lewandowski menjadi momok dengan satu golnya, sementara Corentin Tolisso mencatatkan namanya dua kali di papan skor, memastikan PSG pulang dengan tangan hampa. Satu-satunya gol balasan PSG dalam pertandingan tersebut dicetak oleh bintang muda mereka, Kylian Mbappe.
Jalur nasib kembali mempertemukan kedua tim di tempat yang sama pada leg pertama perempat final edisi 2020-2021. Kali ini, PSG berhasil membalikkan keadaan dan mencatatkan kemenangan dramatis 3-2. Peran Kylian Mbappe kembali menjadi sentral dengan sumbangan dua gol, ditambah satu gol dari Marquinhos. Bayern Muenchen sempat membalas melalui gol Eric-Maxim Choupo-Moting dan Thomas Mueller, namun usaha mereka belum cukup untuk membendung laju PSG. Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Les Parisiens, menunjukkan bahwa mereka mampu mengukir sejarah di kandang lawan yang angker sekalipun.
Namun, keberhasilan tersebut tidak serta merta menjadi jaminan untuk masa depan. Musim berikutnya, tepatnya pada babak 16 besar Liga Champions 2022-2023, PSG kembali harus bertandang ke Allianz Arena. Meskipun diperkuat oleh deretan pemain bintang papan atas, termasuk megabintang Lionel Messi, PSG kembali menelan kekalahan. Kali ini, mereka takluk dengan skor 0-2. Dua gol dari Bayern Muenchen memastikan langkah PSG terhenti di babak tersebut, dengan agregat kekalahan 0-3. Pengalaman ini tentu menjadi pengingat pahit tentang kesulitan yang selalu mereka hadapi di kandang Bayern.
Lawatan terbaru PSG ke markas Bayern terjadi pada babak penyisihan grup musim 2024-2025. Lagi-lagi, Allianz Arena menjadi saksi bisu kekalahan tim tamu. Kali ini, Bayern Muenchen berhasil menang tipis 1-0 berkat gol sundulan tunggal dari Kim Min-jae. Gol tersebut menjadi bukti ketangguhan pertahanan Bayern dan efektivitas mereka dalam memanfaatkan setiap peluang.
Analisis terhadap data historis ini menggarisbawahi bahwa Allianz Arena telah menjelma menjadi benteng yang sulit ditembus oleh PSG. Faktor kandang, dukungan penuh dari suporter, serta kualitas skuad Bayern Muenchen yang konsisten, menjadi elemen-elemen yang selalu menyulitkan PSG. Meskipun PSG memiliki kualitas individu yang mumpuni dan status sebagai juara bertahan, pertemuan di Jerman ini selalu menghadirkan tantangan yang berbeda.
Pertandingan semifinal Liga Champions selalu menyajikan intensitas tinggi dan drama yang tak terduga. Namun, bagi PSG, perjalanan ke Allianz Arena kali ini harus disertai dengan kesiapan mental dan strategi yang matang untuk menghadapi statistik yang tidak berpihak. Mereka perlu belajar dari kekalahan-kekalahan sebelumnya dan menemukan cara untuk memecahkan kebuntuan di kandang lawan yang tangguh. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, mampukah PSG mematahkan kutukan Allianz Arena dan meraih hasil positif demi membuka jalan menuju final? Atau akankah Bayern Muenchen kembali membuktikan superioritas mereka di hadapan publik sendiri, seperti yang telah berulang kali mereka lakukan? Jawabannya akan tersaji di lapangan hijau pada tanggal 6 Mei 2026, sebuah laga yang dipastikan akan menyita perhatian para pecinta sepak bola di seluruh dunia.






