Sang Juara Terungkap: Al Nassr Raih Takhta Liga Arab Saudi di Laga Pamungkas

Darus Sinatria

Perjalanan dramatis di pentas Liga Arab Saudi musim 2025/2026 akhirnya menemui puncaknya. Al Nassr berhasil mengukuhkan diri sebagai penguasa kompetisi setelah meraih kemenangan krusial atas Damac dalam pertandingan pekan terakhir. Kemenangan dengan skor telak 4-1 ini tidak hanya mengamankan tiga poin penuh bagi tim tuan rumah, namun juga menyegel gelar juara yang telah lama dinanti.

Pertarungan penentu takhta ini tersaji di Stadion Alawwal Park pada Jumat (22/5/2026) dini hari WIB. Sejak peluit awal dibunyikan, Al Nassr menunjukkan determinasi tinggi untuk mengakhiri musim dengan catatan gemilang. Sejak menit-menit awal, skuad asuhan Jorge Jesus ini langsung mengambil inisiatif serangan, mendikte jalannya permainan dan membuat Damac kesulitan untuk keluar dari tekanan. Hingga melewati menit ke-15, tim tamu praktis hanya mampu bertahan, nyaris tanpa peluang menciptakan ancaman berarti ke lini pertahanan Al Nassr.

Keunggulan pertama Al Nassr tercipta pada menit ke-33. Melalui skema tendangan sudut, Sadio Mané berhasil menyambut bola dengan sundulan mematikan yang tak mampu diantisipasi oleh kiper Damac. Gol ini semakin memompa semangat para pemain Al Nassr untuk terus menggempur pertahanan lawan. Ambisi untuk segera memastikan kemenangan semakin terlihat dari intensitas serangan yang dilancarkan. Namun, hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Al Nassr tetap bertahan.

Memasuki paruh kedua, dominasi Al Nassr tidak surut. Tim tuan rumah terlihat lebih sabar dalam membangun serangan, mengalirkan bola dari lini ke lini sebelum akhirnya menusuk ke jantung pertahanan Damac. Kesabaran itu berbuah manis pada menit ke-51. Kingsley Coman melepaskan tembakan terukur dari tepi kotak penalti yang meluncur deras ke gawang Damac, menggandakan keunggulan Al Nassr menjadi 2-0.

Namun, pertandingan belum sepenuhnya menjadi milik Al Nassr. Sebuah insiden di kotak penalti memaksa wasit meninjau VAR. Setelah melihat tayangan ulang, keputusan penalti diberikan kepada Damac setelah Mohamed Simakan kedapatan melakukan pelanggaran handball. Morlaye Sylla yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, memperkecil ketertinggalan Damac menjadi 1-2 pada menit ke-57.

Gol balasan dari Damac seolah menjadi cambuk bagi Al Nassr. Hanya berselang lima menit, tepatnya di menit ke-62, Cristiano Ronaldo sukses mencatatkan namanya di papan skor. Melalui tembakan dari sudut sempit yang cerdik, CR7 mengembalikan keunggulan Al Nassr menjadi 3-1. Gol ini semakin menegaskan kelas sang bintang lapangan hijau.

Pesta gol Al Nassr ditutup oleh Ronaldo sendiri pada menit ke-80. Kali ini, ia mencetak gol keduanya dalam pertandingan melalui tendangan dari jarak dekat yang tak mampu dibendung pertahanan Damac. Gol keempat ini sekaligus memastikan kemenangan telak 4-1 bagi Al Nassr dan mengunci gelar juara Liga Arab Saudi musim 2025/2026.

Dengan raihan poin sempurna di laga pamungkas ini, Al Nassr berhasil mengumpulkan total 86 poin. Perolehan ini membuat mereka tidak terkejar oleh rival terdekatnya, Al Hilal. Meskipun Al Hilal berhasil memenangkan pertandingan mereka melawan Al Feiha dengan skor 1-0 dan menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan sepanjang musim, raihan 84 poin mereka tidak cukup untuk merebut takhta juara. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Al Hilal yang harus puas di posisi runner-up.

Bagi Damac, kekalahan ini berujung pada nasib pahit. Mereka harus terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Arab Saudi. Dengan 29 poin di akhir musim, mereka harus rela posisinya disalip oleh Al Riyadh yang mengumpulkan 30 poin, dan kini menduduki peringkat ke-16 klasemen.

Gelar juara Liga Arab Saudi musim ini memiliki makna spesial bagi Cristiano Ronaldo. Ini merupakan trofi liga domestik pertamanya sejak bergabung dengan Al Nassr empat musim lalu. Keberhasilan ini tentu menjadi pelipur lara sekaligus bukti kontribusinya yang signifikan bagi tim. Senyum lebar terpancar di wajah megabintang asal Portugal ini, menandai sebuah pencapaian penting dalam kariernya di tanah Arab.

Kemenangan ini juga merupakan bukti kehebatan Al Nassr dalam mengelola skuad dan strategi. Di bawah arahan Jorge Jesus, tim ini menunjukkan konsistensi permainan yang luar biasa sepanjang musim, mengungguli tim-tim kuat lainnya. Perpaduan antara talenta lokal dan pemain bintang internasional terbukti menjadi formula ampuh untuk meraih kesuksesan di kancah sepak bola Arab Saudi. Gelar juara ini menjadi penutup musim yang manis bagi Al Nassr dan para pendukungnya, sekaligus membuka lembaran baru untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

Also Read

Tags