Tottenham Hotspur telah mengukuhkan langkah strategis mereka di pasar transfer dengan mengumumkan kedatangan Andy Robertson pada Jumat, 5 Juni 2026. Bek kiri berpengalaman ini bergabung dengan klub berjuluk The Lilywhites tersebut tanpa biaya sepeser pun, menandai akhir dari era panjangnya bersama Liverpool. Keputusan ini tentu saja menjadi sorotan, mengingat kontribusi signifikan Robertson selama membela The Reds.
Kepindahan Robertson ke Tottenham akan resmi berlaku mulai 1 Juli mendatang, tepat setelah kontraknya di Liverpool berakhir di penghujung bulan Juni. Pemain berusia 32 tahun ini memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya di Anfield, dan telah mengucapkan salam perpisahan kepada para penggemar setia Liverpool. Keputusan ini mengakhiri periode gemilang Robertson bersama Liverpool, di mana ia telah menorehkan banyak prestasi dan menjadi ikon di posisinya.
Sebenarnya, ketertarikan Tottenham terhadap Robertson sudah mengemuka sejak bursa transfer Januari lalu. Namun, upaya Spurs saat itu terganjal. Liverpool menahan kepergiannya karena mereka gagal mendapatkan kembali Kostas Tsimikas, yang saat itu sedang menjalani masa peminjaman di AS Roma. Kebutuhan Liverpool untuk memperkuat lini pertahanan mereka membuat transfer Robertson tertunda.
Kedatangan Robertson di Tottenham diharapkan dapat memberikan suntikan energi dan pengalaman yang sangat dibutuhkan. Klub ini baru saja berhasil mengamankan posisi mereka di Premier League untuk musim 2025/26, setelah perjuangan sengit hingga pekan terakhir. Kemenangan krusial atas Everton di laga penutup musim menjadi penentu keselamatan mereka dari jurang degradasi. Kebutuhan akan pemain berkualitas yang mampu mengangkat performa tim semakin mendesak.
Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, menyambut antusias kehadiran Robertson. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Robertson yang telah ia amati selama bertahun-tahun. Menurut De Zerbi, Robertson akan membawa kualitas teknik yang mumpuni, jam terbang tinggi di kompetisi papan atas, jiwa kepemimpinan yang kuat, serta mentalitas juara ke dalam skuad Tottenham. De Zerbi meyakini bahwa Robertson adalah seorang pemenang sejati yang telah membuktikan dirinya di level tertinggi dalam jangka waktu yang lama.
"Ia adalah seorang juara yang sudah terbukti di level tertinggi untuk waktu yang lama dan seseorang yang bisa menjadi pemain besar bagi kami, baik di dalam maupun di luar lapangan," ujar De Zerbi, mengutip situs resmi klub. Pernyataan ini menegaskan betapa besar harapan Tottenham terhadap dampak positif yang akan diberikan oleh Robertson, tidak hanya dalam performa di lapangan, tetapi juga dalam membentuk karakter tim.
Lebih lanjut, De Zerbi menyatakan ketidaksabarannya untuk segera bekerja sama dengan Robertson. Ia optimis bahwa kehadiran Robertson akan membawa perubahan signifikan dan positif bagi seluruh elemen tim, mulai dari rekan setim hingga staf pelatih. De Zerbi melihat Robertson sebagai aset berharga yang mampu memberikan pengaruh besar dan menjadi inspirasi bagi semua orang di sekitarnya.
Sepanjang kariernya bersama Liverpool, Andy Robertson telah mencatatkan penampilan yang mengesankan. Ia bermain sebanyak 378 kali untuk The Reds, sebuah angka yang menunjukkan loyalitas dan konsistensinya. Selama membela Liverpool, Robertson telah meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk dua trofi Premier League dan satu gelar Liga Champions. Prestasi ini membuktikan bahwa Robertson adalah pemain dengan rekam jejak gemilang dan telah merasakan manisnya kemenangan di panggung terbesar sepak bola.
Kepindahan Robertson dari Liverpool ke Tottenham ini bukan sekadar transfer pemain biasa. Ini adalah sebuah cerita tentang evolusi karier seorang pemain yang telah memberikan segalanya untuk satu klub, dan kini siap untuk memulai babak baru dengan tantangan yang berbeda. Bagi Tottenham, ini adalah sebuah gebrakan cerdas di bursa transfer, mendapatkan pemain sekaliber Robertson tanpa mengeluarkan biaya transfer, yang tentunya akan meringankan beban finansial klub sekaligus memperkuat kedalaman skuad. Keputusan ini juga bisa menjadi sinyal bahwa Tottenham berambisi untuk kembali bersaing di papan atas Premier League, dengan mendatangkan pemain-pemain berpengalaman yang terbukti kualitasnya. Pertanyaannya kini, sejauh mana Robertson dapat mentransformasi lini pertahanan Tottenham dan membantu mereka mencapai target-target ambisius di musim mendatang?
This article was rewritten using AI technology based on information from sport.detik.com without altering the facts of the original article.






