Renang Masters: Bukti Kolam Renang Adalah Arena Segala Usia

Darus Sinatria

Jakarta – Semangat kompetisi dalam dunia renang tak mengenal batas usia. Hal ini terbukti nyata dalam gelaran 4th Nika Kalila Masters Swimming Championship 2026 yang baru saja usai. Ajang ini berhasil mengumpulkan 122 perenang dari berbagai latar belakang usia, menunjukkan bahwa renang adalah olahraga yang inklusif dan dapat dinikmati oleh siapa saja, mulai dari usia muda hingga mereka yang telah memasuki usia senja.

Kejuaraan yang diselenggarakan di Nika Training Pool Bintaro ini memperlombakan 16 nomor yang dirancang untuk mengakomodasi peserta dari rentang usia 25 tahun hingga kategori veteran di atas 80 tahun. Keberagaman peserta ini tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga turut dihadiri oleh atlet-atlet dari negara tetangga, salah satunya Malaysia, yang semakin memperkaya nuansa internasional dalam kompetisi ini.

Harlin E Rahardjo, yang menjabat sebagai Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) sekaligus Ketua Panitia Pengarah ajang ini, menekankan filosofi di balik penyelenggaraan Masters Swimming Championship. Menurutnya, ini adalah manifestasi nyata bahwa renang adalah olahraga universal yang dapat diikuti oleh semua kalangan usia. "Ini membuktikan bahwa renang adalah olahraga segala umur. Umur tidak berpengaruh, semua semangatnya sama," ujar Harlin. Ia menambahkan bahwa semangat ini tercermin dalam format perlombaan yang mengutamakan penggabungan peserta berdasarkan catatan waktu terbaik mereka, bukan semata-mata berdasarkan kelompok usia. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kompetisi yang lebih setara dan mendorong partisipasi yang lebih luas, sejalan dengan visi renang sebagai olahraga yang terbuka bagi semua orang.

Lebih lanjut, Harlin menjelaskan bahwa penyelenggaraan Nika Kalila Masters Swimming Championship ini juga selaras dengan program "Ayo Berenang" yang digaungkan oleh PB AI. Gerakan ini dirancang untuk meningkatkan minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga renang. "Kami berharap gerakan Ayo Berenang yang dicanangkan oleh Akuatik Indonesia itu bisa sukses, menularkan virus senang renang ke seluruh masyarakat Indonesia. Dan kita juga berharap renang masters ini, selain untuk hobi juga untuk bisa berprestasi," ungkapnya, menegaskan harapan agar ajang ini tidak hanya menjadi sarana hobi, tetapi juga dapat melahirkan atlet-atlet renang masters berprestasi.

Kejuaraan ini juga memiliki makna strategis sebagai ajang pemanasan bagi Indonesia sebelum mengemban tugas sebagai tuan rumah Southeast Asia Masters Swimming Championship pada 14-18 Oktober 2026. Acara akbar ini akan diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Jakarta, dan diprediksi akan menarik partisipasi atlet masters dari seluruh negara ASEAN, bahkan dari luar kawasan tersebut. Harlin optimis bahwa dengan menjadi tuan rumah, renang masters di Indonesia akan semakin berkembang dan mendapatkan sorotan lebih luas. "Nanti akan banyak atlet-atlet masters dari ASEAN, bahkan ada yang dari luar juga kita undang. Jadi akan meriah nanti di GBK, dan mudah-mudahan masters swimming di Indonesia makin berkembang," tuturnya.

Antusiasme peserta dalam edisi kali ini memang patut diacungi jempol. Ketua Panitia 4th Nika Kalila Masters Swimming Championship 2026, Rara Nastiti, melaporkan tingginya minat peserta, terutama dengan kehadiran para perenang senior yang turut serta meramaikan kompetisi. Ia menjelaskan bahwa pembagian kategori usia dilakukan setiap lima tahun, dimulai dari usia 25 tahun hingga kelompok usia di atas 85 tahun, di mana terdapat tiga orang peserta yang mewakili kelompok usia paling senior tersebut.

Untuk meningkatkan dinamika dan keseruan acara, penyelenggaraan tahun ini mengadopsi format seremoni pengalungan medali yang dilaksanakan segera setelah setiap nomor lomba berakhir. Hal ini menciptakan suasana yang lebih instan dan meriah bagi para pemenang. Kemeriahan kejuaraan semakin terasa dengan hadirnya beberapa perenang nasional ternama, seperti I Gede Siman Sudartawa, Gagarin Nathaniel, dan Joe Aditya, yang turut memberikan semangat dan inspirasi bagi para peserta masters.

Menatap masa depan, Rara Nastiti mengumumkan rencana penyelenggaraan rutin ajang ini. "Ya, rencananya setiap Mei kita akan adakan event Nika Masters Championship ini," ujarnya, menandakan komitmen untuk terus mengembangkan olahraga renang masters di Indonesia. Dengan adanya ajang yang konsisten dan berkelanjutan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk aktif berenang, baik sebagai bentuk rekreasi maupun sebagai sarana untuk mencapai prestasi. Keberadaan para atlet senior yang tetap aktif dan kompetitif menjadi bukti nyata bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berolahraga dan menunjukkan performa terbaik di kolam renang. Semangat inilah yang ingin terus ditularkan melalui setiap penyelenggaraan Nika Kalila Masters Swimming Championship.

Also Read

Tags