Paris, Prancis – Ambisi Paris Saint-Germain untuk meraih gelar Liga Champions secara beruntun semakin dekat setelah mereka berhasil mengamankan satu tempat di partai puncak edisi 2025-2026. Kepastian ini diraih setelah tim ibu kota Prancis itu menahan imbang tuan rumah Bayern Muenchen dengan skor 1-1 pada leg kedua babak semifinal yang digelar di kandang Die Roten, Rabu (6/5/2026) atau Kamis dini hari WIB.
Sosok yang menjadi bintang lapangan dalam laga krusial ini tak lain adalah Ousmane Dembele. Pemain yang pernah dijuluki ‘Pasien BPJS’ akibat rentetan cedera yang dialaminya saat masih membela Barcelona, kali ini menjelma menjadi pahlawan bagi PSG. Gol pembuka yang dicetak Dembele di awal pertandingan seolah menjadi penentu arah jalannya laga, sekaligus mengantarkan PSG meraih kemenangan agregat 6-5 atas raksasa Jerman tersebut.
Perjalanan PSG menuju final ini sejatinya bukanlah tanpa drama. Di leg pertama, Dembele juga telah menunjukkan kelasnya dengan menyumbangkan dua gol yang krusial. Kontribusi gemilangnya kali ini kembali membuktikan bahwa ia telah bangkit dari keterpurukan cedera dan menjadi aset berharga bagi tim asuhan Luis Enrique. Kini, dengan tiket final sudah di tangan, PSG semakin berpeluang untuk mengukuhkan dominasi mereka di Eropa dengan menjuarai Liga Champions untuk kali kedua berturut-turut.
Pertandingan di Allianz Arena sendiri berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Mengejutkan publik tuan rumah, PSG langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil membuka keunggulan pada menit ketiga. Ousmane Dembele, yang pada tahun 2025 dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or, menunjukkan ketenangan luar biasa saat menyambut umpan tarik dari Khvicha Kvaratskhelia di tengah kotak penalti. Dengan sepakan keras yang tak mampu dijangkau oleh kiper Bayern, gawang Manuel Neuer pun bergetar.
Gol cepat dari PSG ini sontak membakar semangat para pemain Bayern Muenchen. Mereka merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, mencoba mencari celah di pertahanan tim tamu. Peluang pertama bagi Bayern datang dari Michael Olise yang melepaskan tembakan dari posisi yang cukup menguntungkan di dalam kotak terlarang. Sayangnya, laju bola terhalang oleh bek PSG yang sigap membloknya, sehingga bola berbelok arah dan gagal berbuah gol.
Tak lama berselang, giliran Luis Diaz yang mencoba peruntungannya. Eks penggawa Liverpool ini melepaskan tembakan dari sudut sempit area terlarang, namun bola melesat tipis di atas mistar gawang PSG.
Di sisi lain, PSG tidak tinggal diam. Melalui skema serangan balik cepat, mereka nyaris menambah keunggulan. Sundulan Joao Neves yang mengarah akurat ke sudut kanan gawang sempat membuat pendukung PSG bersorak, namun kesigapan Manuel Neuer yang refleks menepis bola berhasil menggagalkan upaya tersebut.
Jamal Musiala, bintang muda Jerman, menjadi ancaman nyata bagi pertahanan PSG. Dengan kelihaian individu, ia berhasil melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan jarak jauh yang cukup berbahaya. Namun, penjaga gawang PSG, Safonov, menunjukkan reaksi gemilang dengan melompat ke arah kiri gawang untuk menepis bola tersebut. Skor 1-0 untuk keunggulan PSG bertahan hingga paruh waktu.
Memasuki babak kedua, PSG kembali mendapatkan dua peluang emas untuk menggandakan keunggulan. Peluang pertama datang dari tembakan Desire Doue dari sudut kotak penalti, yang kemudian disusul oleh ancaman dari Khvicha Kvaratskhelia yang melepaskan tembakan ke pojok kiri gawang. Kedua peluang tersebut berhasil digagalkan oleh penampilan impresif Manuel Neuer.
Doue kembali berhadapan dengan Neuer pada menit ke-64. Setelah berhasil melewati dua pemain lawan, ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang. Namun, kiper veteran Bayern itu kembali menunjukkan refleks luar biasa dan berhasil melakukan penyelamatan gemilang.
Sepuluh menit terakhir pertandingan, Bayern Muenchen mencoba untuk mengambil alih kendali permainan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time. Harry Kane berhasil mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan jarak dekat, namun gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir dan mengamankan keunggulan agregat PSG.
Hasil imbang 1-1 di leg kedua ini memastikan Paris Saint-Germain melaju ke final Liga Champions untuk menghadapi Arsenal. Pertandingan final yang diprediksi akan berlangsung sengit ini akan menjadi pembuktian bagi PSG untuk mengukuhkan status mereka sebagai raja Eropa.
Susunan pemain kedua tim adalah sebagai berikut:
Bayern Muenchen: Neuer, Upamecano (Karl 85′), Tah (Min-jae 68′), Kimmich, Kane, Musiala (Jackson 79′), Luis Diaz, Olise, Laimer, Stanisic (Davies 67′), Pavlovic. Pelatih: Kompany.
Paris Saint-Germain: Safonov, Zaire-Emery, Marquinhos, Pacho, Mendes (Mayulu 85′), Neves, Vitinha, Ruiz (Beraldo 76′), Doue (Hernandez 76′), Dembele (Barcola 65′), Kvaratskhelia. Pelatih: Enrique.






