Dewa United Mengamuk, PSBS Biak Tumbang di Tengah Gejolak Internal

Darus Sinatria

Bentrok antara Dewa United dan PSBS Biak di pekan ke-32 Super League 2025/2026 pada Jumat, 8 Mei 2026, berakhir dengan kemenangan telak bagi tim tamu. Di tengah badai masalah internal yang melanda kubu PSBS Biak, Dewa United berhasil mendominasi jalannya pertandingan dan mengakhiri laga dengan skor meyakinkan 5-0.

Situasi di kubu PSBS Biak sebelum pertandingan memang sangat tidak kondusif. Para pemain dilaporkan sempat melontarkan ancaman untuk tidak melanjutkan pertandingan, bahkan menunjukkan ketidakpuasan terhadap kehadiran pelatih Marian Mihail. Ketegangan ini semakin terasa ketika di hari pertandingan, para pemain PSBS dilaporkan enggan melakukan sesi pemanasan dan terlibat adu argumen dengan pelatih Mihail sebelum laga dimulai di Stadion Sultan Agung.

Meskipun demikian, PSBS Biak tetap menurunkan timnya untuk menghadapi skuad Dewa United yang dipenuhi pemain bintang. Namun, performa kaku yang ditunjukkan para pemain tuan rumah menjadi celah yang langsung dimanfaatkan oleh Dewa United. Baru menginjak menit ketiga, gawang PSBS sudah bergetar. Sebuah skema umpan terukur berhasil dikonversi menjadi gol oleh Alex Martins yang menyambut umpan silang dengan penyelesaian sederhana di depan gawang, membuka keunggulan 1-0 bagi Dewa United.

Meski tertinggal, PSBS Biak mampu meredam sejumlah serangan Dewa United hingga babak pertama usai. Mereka menunjukkan ketahanan yang cukup baik dalam menghadapi tekanan lawan.

Memasuki babak kedua, Dewa United tampil lebih agresif dan tanpa ampun. Hanya dalam sepuluh menit awal paruh kedua, tim berjuluk Banten Warriors ini berhasil menggandakan keunggulan. Pemain pengganti, Taisei Marukawa, dengan sigap memanfaatkan bola muntah dari tendangan Egy Maulana Vikri yang tidak sempurna ditahan kiper. Skor berubah menjadi 2-0.

Tidak lama berselang, insiden handball terjadi di kotak terlarang PSBS Biak, yang berujung pada hadiah penalti bagi Dewa United. Alex Martins kembali menunjukkan ketenangannya dalam mengeksekusi tendangan dari titik putih, berhasil menaklukkan kiper Dimas Galih dan menambah pundi-pundi gol timnya menjadi 3-0.

Sepanjang sisa pertandingan, kiper PSBS Biak, Dimas Galih, melakukan sejumlah penyelamatan gemilang yang patut diapresiasi, meskipun timnya terus dibombardir serangan lawan. Upaya penyelamatan tersebut berhasil menahan skor agar tidak semakin melebar untuk sementara waktu.

Namun, di masa injury time, drama kembali terjadi. Dewa United kembali dihadiahi penalti, dan lagi-lagi Alex Martins menjadi algojo yang sukses menuntaskan tugasnya dengan dingin. Skor menjadi 4-0. Penderitaan PSBS Biak belum berakhir. Tepat sebelum peluit akhir dibunyikan, sebuah upaya serangan terakhir dari Alex Martins justru berujung pada gol bunuh diri yang semakin mempertegas kekalahan PSBS Biak dengan skor akhir 5-0.

Kekalahan telak ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap posisi PSBS Biak di klasemen. Tim ini memang telah dipastikan terdegradasi ke Championship sebagai juru kunci klasemen akhir musim. Hasil pertandingan ini menjadi cerminan dari rentetan masalah yang dihadapi PSBS Biak sepanjang musim, terutama gejolak internal yang seolah tidak kunjung mereda.

Susunan pemain kedua tim adalah sebagai berikut:

PSBS Biak: Dimas Galih (92); Hwang Myung-hyun (4), Moses Madjar (44), Hadi Ardiansyah (78), Pablo Andrade (33); Yano Putra (27), Arjuna Agung (15), Nelson Alom (90), Samuel Gwijangge (98), Tobias Solossa (46); Heri Susanto (94).
Cadangan: Andika Wisnu (35), Nur Hidayat (5), Luquinhas (10), Mohcine Hassan (9), Urbanus Lasol (13), Ians Rumbewas (14), Lucky Oktavianto (23), Claudio Oliveira (28), Ilham Udin Armayn (30), Patrias Rumere (32), Raja Imam Siregar (77), Iqbal Hadi (87).
Pelatih: Marian Mihail.

Dewa United: Sonny Stevens (92); Alta Ballah (37), Brian Fatari (14), Damion Lowe (17), Johnathan (4); Ivar Jenner (18), Noah Sadaoui (77), Alexis Messidoro (28), Ricky Kambuaya (19); Egy Maulana Vikri (10); Alex Martins (39).
Cadangan: Deden Natshir (1), Nick Kuipers (2), Taisei Marukawa (11), Wahyu Prasetyo (3), Stefano Lilipaly (5), Theo Numberi (6), Jaja (8), Ady Setiawan (23), Dafa Setiawarman (31), Edo Febriansyah (97).
Pelatih: Jan Olde Riekerink.

Pertandingan ini menjadi bukti nyata betapa krusialnya stabilitas internal sebuah tim dalam mengarungi kompetisi sepak bola. PSBS Biak, yang harus berjuang di tengah masalah pelik, akhirnya harus menelan pil pahit di hadapan Dewa United yang tampil solid dan mematikan. Gol-gol yang dicetak oleh Alex Martins (menit ke-4, ke-56, dan ke-93), Taisei Marukawa (menit ke-51), serta gol bunuh diri yang melengkapi kemenangan besar tim tamu, semakin mengukuhkan performa impresif Dewa United di akhir musim.

Also Read

Tags