Strategi Garcia: Lukaku Jadi Kunci Cadangan Belgia di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Darus Sinatria

Pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, telah mengindikasikan bahwa Romelu Lukaku tidak akan memulai perjalanannya di Piala Dunia 2026 sebagai pemain utama. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang terkait kondisi kebugaran sang striker yang baru saja pulih dari serangkaian cedera.

Sepanjang musim kompetisi 2025-2026 yang baru saja berakhir, menit bermain Lukaku tergolong minim. Tercatat, ia hanya tampil dalam tujuh pertandingan di berbagai ajang antara bulan Januari hingga Maret, dan seluruh penampilannya berasal dari bangku cadangan. Total waktu bermainnya pun hanya berkisar 64 menit. Kendala cedera menjadi faktor utama yang membatasi partisipasinya di lapangan. Meskipun demikian, beruntung bagi tim nasional Belgia, Lukaku berhasil pulih tepat waktu untuk memperkuat skuad yang akan berlaga di turnamen akbar empat tahunan tersebut.

Menariknya, meski jam terbangnya rendah, ketajaman Lukaku di depan gawang tidak serta-merta luntur. Hal ini dibuktikan dengan kontribusinya berupa satu gol saat Belgia berhasil menundukkan Kroasia dengan skor 2-0 dalam sebuah pertandingan uji coba menjelang turnamen. Namun, ketika berbicara mengenai panggung Piala Dunia, Garcia memilih pendekatan yang lebih konservatif untuk menghindari risiko yang tidak perlu.

"Sejujurnya, saya mengantisipasi kondisinya akan lebih rentan setelah periode panjang absen bermain," ujar Garcia, sebagaimana dikutip dari Football Italia yang merujuk pada pernyataannya kepada La Gazzetta dello Sport. "Di Napoli, ia tidak mendapatkan banyak ruang gerak, dan saya berharap ia dapat kembali bermain secara konsisten di masa mendatang."

Garcia menambahkan bahwa ia merasa lega dengan pemulihan Lukaku, mengingat peran krusial sang striker bagi tim nasional Belgia. "Kami tidak memiliki pemain lain dengan profil seperti dia. Bagaimanapun, kami harus mengelola menit bermainnya dengan sangat hati-hati," jelasnya.

Menyadari tingginya ekspektasi publik, Garcia menegaskan bahwa ia tidak akan mengorbankan rencana jangka panjang demi kepuasan sesaat. "Saya memahami bahwa semua orang menginginkan melihatnya bermain sebagai starter menghadapi Mesir, namun hal itu tidak akan terjadi. Kami akan mengambil pendekatan selangkah demi selangkah," tegasnya, menggarisbawahi strategi bertahap dalam mengintegrasikan kembali Lukaku ke dalam tim inti.

Jadwal pertandingan fase grup yang akan dihadapi Belgia dimulai dengan menghadapi tim nasional Mesir pada tanggal 16 Juni di Seattle. Selanjutnya, mereka akan berhadapan dengan Iran pada 22 Juni di Inglewood, sebelum menutup rangkaian pertandingan grup melawan Selandia Baru pada 27 Juni di Vancouver. Dalam menghadapi jadwal padat ini, peran strategis Lukaku, meskipun tidak sebagai starter di awal, diprediksi akan tetap krusial dalam upaya Belgia untuk meraih hasil maksimal di Piala Dunia 2026. Keputusan Garcia ini mencerminkan manajemen risiko yang cermat, demi menjaga kebugaran pemain kunci dan memaksimalkan potensi tim secara keseluruhan sepanjang turnamen.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from sport.detik.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags