Tantangan di Tikungan Pertama: Perjuangan Sean Gelael dan AF Corse 50 Raih Posisi Lima di Monza

Darus Sinatria

Monza, Italia – Sirkuit Monza yang legendaris menjadi saksi bisu drama penuh ketegangan dalam putaran kedua GT World Challenge Europe 2026. Dalam balapan yang diwarnai insiden tak terduga, duo Sean Gelael dan tim AF Corse 50 berhasil mengamankan posisi kelima di garis finis.

Sejak lampu start padam, persaingan ketat langsung tersaji di tikungan pertama yang terkenal sempit. Puluhan mobil saling berebut posisi terdepan dengan kecepatan tinggi, menciptakan pemandangan yang mendebarkan sekaligus berbahaya. Tak lama berselang, insiden yang melibatkan mobil Getspeed 17 dan Ferrari AF Corse 51 memicu tabrakan beruntun yang cukup parah. Akibatnya, beberapa mobil, termasuk yang menguasai posisi pole dari tim HRT Ford #64, terpaksa mengakhiri balapan lebih awal. Kejadian ini memaksa keluarnya Safety Car (SC) untuk menetralkan lintasan.

Di tengah kekacauan tersebut, Sean Gelael, yang menjadi pembalap pembuka untuk AF Corse 50, menunjukkan kejeliannya dalam membaca situasi. Ia berhasil menghindari jerat kecelakaan dan justru mendapatkan keuntungan berupa peningkatan posisi start. Dari posisi ke-12, Sean mampu merangsek naik ke peringkat kesembilan. Namun, perjuangannya tidak berhenti di situ. Sean menunjukkan determinasi tinggi dengan terus berupaya menyalip lawan-lawannya, secara bertahap memperbaiki posisi tim di kelas Pro. Upayanya membuahkan hasil manis, membawa tim hingga ke posisi ketiga sebelum ia menyerahkan kemudi kepada rekan setimnya, Lilou Wadoux.

Lilou Wadoux pun tak kalah gemilang. Ia melanjutkan performa impresif dengan mengendalikan mobil di bawah tekanan yang cukup tinggi. Balapan yang berulang kali terganggu oleh insiden, serta harus dinetralkan oleh Full Course Yellow (FCY) dan Safety Car (SC), tidak menyurutkan semangatnya. Wadoux berhasil mempertahankan posisi keempat di kelas Pro, sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol.

Saat giliran Arthur Leclerc mengambil alih kemudi sebagai pembalap terakhir, situasi lintasan masih dipenuhi ketidakpastian. Berkali-kali balapan harus dihentikan sementara oleh FCY, bahkan hingga finis di bawah bayang-bayang Safety Car. Dalam kondisi seperti itu, Leclerc tak bisa berbuat banyak untuk memperbaiki posisi lebih jauh, dan tim AF Corse 50 akhirnya menyelesaikan balapan di posisi keenam.

Meskipun demikian, hasil ini patut disyukuri mengingat posisi start yang tidak ideal dan banyaknya insiden yang terjadi sepanjang balapan. Mobil Ferrari 296 GT3 Evo yang dikendarai oleh Sean, Lilou, maupun Arthur, terbukti tangguh dan selalu berhasil keluar dari setiap insiden tanpa mengalami kerusakan berarti.

Menariknya, kemenangan di seri GTWCE Endurance Cup Monza kali ini tidak diraih oleh tim-tim unggulan dari kelas Pro atau Gold. Kejutan datang dari kelas Silver, di mana tim Tressor Attempto Racing #66 dengan mobil Audi mereka berhasil keluar sebagai juara.

Seri GTWCE-Endurance Cup selanjutnya akan digelar di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, pada akhir Juni mendatang, menjanjikan persaingan yang tak kalah seru.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from sport.detik.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags