Kritik tajam kerap menghampiri setiap inovasi besar, dan Ferrari Luce tak luput dari sorotan. Peluncuran mobil listrik perdana dari pabrikan legendaris Italia ini sempat memicu gejolak di pasar saham, dengan saham Ferrari mengalami penurunan lebih dari 8 persen. Namun, Benedetto Vigna, CEO Ferrari, menyuarakan keyakinan teguhnya bahwa pandangan skeptis tersebut timbul dari kurangnya pengalaman langsung dengan mahakarya listrik ini. Vigna menegaskan, Luce bukanlah sekadar peniru, melainkan sebuah terobosan yang menawarkan pengalaman berkendara yang fundamentally berbeda.
Vigna mengemukakan bahwa mereka yang melontarkan keraguan terhadap Luce akan segera mengubah pandangan mereka begitu menyaksikan dan merasakan langsung mobil tersebut. Ia secara tegas menyatakan bahwa Luce tidak memiliki kesamaan sedikit pun dengan mobil listrik lain yang pernah ada, baik dari segi desain eksterior yang futuristik, kemewahan dan inovasi interior, maupun performa yang menjadi ciri khas Ferrari. Pengalaman yang ditawarkan Luce diklaim unik, melampaui apa yang bisa dibayangkan dari kendaraan listrik konvensional, termasuk yang berasal dari produsen asal Tiongkok.
Lebih lanjut, Vigna mengungkapkan bahwa Luce telah mendapatkan sambutan yang luar biasa antusias dari calon konsumen yang berkesempatan untuk melihatnya secara langsung. Ia mengonfirmasi bahwa Ferrari telah menerima pembayaran uang muka dari para pelanggan yang tertarik, menunjukkan adanya permintaan nyata terhadap kendaraan listrik perdana mereka. Meskipun detail jumlah pemesanan belum diungkapkan secara spesifik, Ferrari berencana untuk mengumumkannya pada saat peluncuran resmi yang dijadwalkan pada bulan Juli mendatang.
Keunikan desain Luce memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Mengingat bahwa desainnya digarap oleh LoveFrom, studio desain yang didirikan oleh Jony Ive dan Marc Newson, dua figur visioner di balik estetika ikonik produk Apple seperti iPhone dan Apple Watch, tidak heran jika Luce hadir dengan tampilan yang segar dan berbeda dari Ferrari pada umumnya. Ini adalah kali pertama dalam sejarah Ferrari, sebuah mobil mereka mampu mengakomodasi hingga lima penumpang, sebuah langkah signifikan yang memperluas daya tarik merek ini kepada audiens yang lebih luas.
Ferrari tidak bermain-main dalam urusan jantung pacu listriknya. Alih-alih menggunakan motor listrik generik, Luce dibekali dengan empat motor listrik radial flux yang dikembangkan secara mandiri di Maranello. Teknologi ini merupakan hasil pengembangan langsung dari hypercar Ferrari F80 dan mobil balap F1 mereka, memastikan bahwa performa yang dihadirkan tetap berada pada standar tertinggi Ferrari. Keputusan untuk memproduksi semua komponen secara internal (in-house) juga merupakan strategi jangka panjang Ferrari untuk memastikan bahwa Luce dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan di masa depan, sekaligus melindungi nilai jual kembali kendaraan ini.
Secara spesifikasi, motor listrik di bagian depan Luce mampu menghasilkan tenaga sebesar 282 HP (210 kW), sementara motor di bagian belakang memberikan dorongan yang lebih besar dengan 831 HP (620 kW). Dalam mode Boost, gabungan keempat motor ini mampu menyemburkan tenaga kombinasi mencapai 1.035 hp, sebuah angka yang mengagumkan untuk sebuah kendaraan listrik.
Performa akselerasi Luce pun tak kalah mengesankan. Dengan empat motor listrik yang bekerja secara sinergis, mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 2,5 detik. Meskipun bobotnya mencapai hampir 2,5 ton, Ferrari menolak anggapan bahwa Luce akan terasa berat atau kehilangan kelincahannya. Untuk mengatasi hal ini, Luce dilengkapi dengan teknologi suspensi aktif generasi ketiga yang merupakan turunan dari Ferrari F80, serta sistem kemudi independen empat roda (4-wheel steering).
Ditambah lagi dengan sistem Torque Vectoring yang canggih, yang mampu mendistribusikan tenaga ke setiap roda secara independen dalam hitungan milidetik, Ferrari mengklaim bahwa kelincahan Luce setara dengan mobil sport yang memiliki bobot 400 kg lebih ringan. Ini menunjukkan komitmen Ferrari untuk tidak hanya menghadirkan tenaga listrik, tetapi juga mempertahankan DNA sportivitas dan dinamika berkendara yang telah menjadi ciri khas mereka selama puluhan tahun. Dengan segala inovasi dan teknologi yang tertanam, Ferrari Luce berambisi untuk mendefinisikan ulang arti mobil listrik berperforma tinggi di era elektrifikasi yang sedang berkembang pesat.






