Honda Super One: Mungkinkah Kendaraan Listrik Kompak Ini Segera Mengaspal dengan Uang Muka Terjangkau?

Ricky Bastian

Munculnya informasi mengenai kemungkinan pemesanan Honda EV Super One, yang kerap disamakan dengan "Brio listrik", di pasar Indonesia telah menarik perhatian publik. Sebuah unggahan di media sosial, yang diduga berasal dari tenaga penjual resmi Honda, mengindikasikan bahwa calon konsumen kini dapat melakukan pemesanan awal dengan menyetor uang muka (DP) yang relatif terjangkau, yaitu sekitar Rp 10 juta. Informasi ini, jika benar, menandai langkah awal Honda dalam menghadirkan kendaraan listrik mungilnya ke tanah air.

Menurut klaim yang beredar, unit All New Honda EV Super One 2026 ini diperkirakan akan mulai dikirimkan kepada para pemesan pada periode akhir Juni hingga Juli 2026. Perkiraan jadwal pengiriman ini menunjukkan bahwa Honda tampaknya memiliki target waktu yang jelas untuk peluncuran produk ini. Tenaga penjual tersebut secara spesifik menyebutkan bahwa estimasi pengiriman akan dimulai pertengahan tahun, dengan tanggal yang lebih rinci berkisar antara 27 Juni hingga 11 Juli 2026.

Lebih lanjut, bocoran dari sumber yang sama mengungkapkan kisaran harga yang diproyeksikan untuk kendaraan listrik perdana Honda ini. Disebutkan bahwa harga jualnya akan berada di angka "Rp 3XX jutaan". Angka ini merujuk pada model EV pertama yang akan diperkenalkan oleh Honda di Indonesia. Mengenai pilihan varian, informasi yang diterima menyatakan bahwa saat ini Honda baru akan menawarkan satu tipe saja untuk model ini, yang menandakan fokus pada satu konfigurasi awal sebelum kemungkinan perluasan lini produk di masa mendatang.

Namun, di tengah ramainya spekulasi tersebut, PT Honda Prospect Motor, melalui Sales & Marketing and After Sales Director mereka, Yusak Billy, memberikan klarifikasi. Beliau menegaskan bahwa Honda belum secara resmi membuka jalur pemesanan untuk Honda Super One di Indonesia. Pernyataan ini memberikan perspektif yang berbeda dan mengingatkan publik untuk berhati-hati terhadap informasi yang belum terkonfirmasi secara resmi.

Meskipun demikian, kemunculan Honda EV Super One di jalanan Indonesia bukanlah hal yang sepenuhnya mengejutkan. Kendaraan ini telah beberapa kali tertangkap kamera sedang menjalani uji coba di berbagai lokasi di tanah air. Yusak Billy sendiri sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa kehadiran mobil listrik kompak ini di Indonesia bukanlah sekadar wacana. Beliau mengakui bahwa pengujian jalan yang telah dilakukan menunjukkan adanya rencana konkret dari Honda untuk meluncurkan kendaraan tersebut di pasar domestik. Pernyataan ini secara tidak langsung memperkuat indikasi bahwa Honda memang sedang serius mempersiapkan kehadiran mobil listrik berukuran ringkas ini untuk konsumen Indonesia.

Sebelumnya, tim redaksi detikOto telah melakukan simulasi perhitungan terhadap potensi harga jual dari kendaraan yang dijuluki "Brio Listrik" ini. Kalkulasi tersebut didasarkan pada estimasi nilai jual kendaraan pokok sekitar Rp 257 juta, yang kemudian ditambahkan dengan berbagai komponen biaya lainnya. Biaya-biaya tersebut meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta berbagai biaya administrasi terkait penerbitan dokumen kendaraan. Hasil dari simulasi tersebut menghasilkan total perkiraan harga jual mencapai sekitar Rp 322,3 juta. Angka ini selaras dengan bocoran yang disampaikan oleh tenaga penjual, yang memprediksi harga mobil listrik ini akan berada di kisaran Rp 300 jutaan.

Perlu dicatat bahwa angka final harga jual nantinya tetap akan sangat bergantung pada strategi penetapan harga yang akan diambil oleh Honda Indonesia. Faktor-faktor seperti potensi insentif pemerintah, penyesuaian biaya logistik, serta strategi pemasaran lainnya akan turut memengaruhi banderol akhir yang akan diterima oleh konsumen. Jika Honda EV Super One benar-benar dipasarkan dalam rentang harga tersebut, maka kendaraan ini diprediksi akan memasuki segmen pasar yang cukup kompetitif. Mobil ini berpotensi bersaing langsung dengan sejumlah mobil listrik kompak lain yang telah lebih dulu hadir di pasar Indonesia. Segmen ini umumnya menyasar konsumen perkotaan yang mencari solusi mobilitas ramah lingkungan dengan harga yang relatif terjangkau dan sesuai dengan anggaran mereka. Kehadiran Honda EV Super One diharapkan dapat menambah pilihan bagi konsumen yang tertarik beralih ke kendaraan listrik, sekaligus mendorong persaingan yang sehat di industri otomotif tanah air.

Also Read

Tags