Kabar Gembira Bagi Pemilik SUV Diesel: Hemat Ratusan Ribu untuk Isi Penuh Tangki Fortuner dan Pajero Sport

Ricky Bastian

Perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia telah membawa angin segar bagi para pemilik kendaraan roda empat, khususnya pengguna SUV tangguh seperti Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner. Penyesuaian harga yang terjadi pada awal Juni 2026 ini, terutama penurunan signifikan pada BBM diesel, menjadikan pengisian penuh tangki kedua kendaraan populer ini jauh lebih terjangkau dibandingkan bulan sebelumnya.

Secara umum, Pertamina telah mengumumkan beberapa penyesuaian harga untuk berbagai jenis BBM. Meskipun ada kenaikan pada bahan bakar jenis Pertamax Turbo yang kini dihargai Rp 20.750 per liter pada 1 Juni 2026, naik dari Rp 19.900 per liter di bulan Mei, kabar baik datang untuk pengguna BBM diesel. Kategori BBM diesel seperti Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penurunan harga yang cukup berarti, yaitu hingga Rp 3.100 per liter. Dexlite kini dapat dibeli dengan harga Rp 23.000 per liter, turun dari sebelumnya Rp 26.000 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex kini dipatok pada angka Rp 24.800 per liter, juga mengalami pengurangan sebesar Rp 3.100 per liter dari harga di bulan Mei.

Tidak hanya Pertamina, perusahaan energi lain seperti Shell dan Vivo juga turut melakukan penyesuaian harga BBM diesel mereka. Di SPBU Shell, harga V-Power Diesel mengalami penurunan drastis, dari Rp 30.890 per liter menjadi Rp 24.890 per liter. Ini merupakan pemangkasan harga sebesar Rp 6.000 per liter. Sementara itu, di SPBU Vivo, harga Primus Diesel kini dibanderol Rp 25.060 per liter, yang berarti ada penurunan sebesar Rp 5.830 per liter dibandingkan harga di bulan Mei.

Dampak langsung dari penurunan harga BBM diesel ini terasa signifikan bagi pemilik kendaraan yang mengonsumsi bahan bakar jenis ini dalam jumlah besar, seperti Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner. Kedua SUV ini dikenal memiliki kapasitas tangki bahan bakar yang cukup besar, sehingga setiap kali melakukan pengisian penuh, biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.

Berdasarkan rekomendasi pabrikan, Toyota Fortuner model Euro4 dianjurkan menggunakan BBM diesel dengan kandungan sulfur maksimal 50 ppm atau lebih rendah. Kriteria ini umumnya dipenuhi oleh Pertamina Dex. Hal serupa berlaku untuk Mitsubishi Pajero Sport, di mana pabrikan juga menyarankan penggunaan bahan bakar dengan kandungan sulfur di bawah 50 ppm, yang juga mengarahkan pada pilihan Pertamina Dex.

Dalam hal kapasitas tangki, Toyota Fortuner tercatat memiliki kapasitas yang lebih besar, yaitu mencapai 80 liter. Sementara itu, Mitsubishi Pajero Sport memiliki kapasitas tangki sebesar 68 liter. Perbedaan kapasitas tangki ini tentu akan mempengaruhi total biaya pengisian penuh, namun penurunan harga BBM diesel secara persentase akan tetap memberikan keuntungan yang sama-sama menarik.

Mari kita kalkulasikan potensi penghematan yang bisa dirasakan oleh pemilik kedua SUV ini. Jika kita ambil contoh pengisian tangki Toyota Fortuner yang kosong sepenuhnya dengan menggunakan Dexlite, biaya yang dibutuhkan saat ini adalah Rp 1,84 juta. Angka ini lebih hemat sebesar Rp 240 ribu dibandingkan dengan harga di bulan Mei. Jika memilih Pertamina Dex, penghematan yang didapat bahkan lebih besar lagi, yaitu Rp 248 ribu, menjadikan total biaya pengisian penuh kini menjadi Rp 2,232 juta.

Bagi pemilik Mitsubishi Pajero Sport, penghematan yang didapat dari penurunan harga BBM diesel ini juga patut diperhitungkan. Dengan kapasitas tangki 68 liter, pengisian penuh dari kondisi kosong menggunakan Dexlite kini memerlukan biaya sebesar Rp 1,564 juta, yang berarti lebih hemat Rp 204 ribu dari harga sebelumnya. Jika memilih Pertamina Dex, biaya pengisian penuh tangki adalah Rp 1.686.400, dengan penghematan sebesar Rp 210.800.

Penurunan harga pada BBM diesel dari Shell dan Vivo juga menawarkan potensi penghematan yang lebih besar lagi. Pengisian penuh tangki Pajero Sport dengan Shell V-Power Diesel yang sebelumnya bisa menembus angka Rp 2,1 jutaan, kini menjadi Rp 1.692.520. Ini berarti ada penghematan sebesar Rp 408 ribu. Pengguna Primus Diesel dari Vivo juga merasakan manfaat serupa, dengan penghematan mencapai Rp 396.440 untuk pengisian penuh tangki Pajero Sport.

Begitu pula dengan pemilik Toyota Fortuner. Pengisian penuh tangki dengan Shell V-Power Diesel yang sebelumnya bisa mencapai lebih dari Rp 2,4 jutaan, kini turun menjadi Rp 1.991.200. Sementara itu, penggunaan Primus Diesel dari Vivo untuk mengisi tangki Fortuner kini memakan biaya Rp 2.004.800, yang berarti lebih hemat Rp 466.400 dibandingkan dengan biaya di bulan Mei 2026.

Oleh karena itu, bagi para pemilik Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner, momen penyesuaian harga BBM diesel ini menjadi peluang emas untuk mengurangi beban pengeluaran rutin dalam operasional kendaraan mereka. Dengan penurunan harga yang signifikan, perjalanan jauh atau penggunaan sehari-hari yang membutuhkan pengisian bahan bakar menjadi lebih ramah di kantong, tanpa mengurangi performa dan kualitas bahan bakar yang digunakan, terutama jika tetap memilih jenis BBM yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Fluktuasi harga BBM memang menjadi hal yang lumrah, namun penurunan kali ini memberikan dampak positif yang cukup terasa bagi para pengendara SUV diesel.

Also Read

Tags