Kilau Xpeng GX di China: SUV Listrik Curi Perhatian, Indonesia Menanti

Ricky Bastian

Kehadiran Xpeng GX di pasar otomotif China terbukti fenomenal. SUV berdesain futuristik ini berhasil mencatatkan angka penjualan luar biasa, yakni 24 ribu unit hanya dalam kurun waktu 24 jam sejak diluncurkan. Pencapaian gemilang ini sontak memunculkan pertanyaan: kapan mobil listrik canggih ini akan menyapa konsumen di Indonesia?

Menjawab rasa penasaran tersebut, Chief Executive Officer (CEO) Xpeng Indonesia, Iki Wibowo, memberikan sinyal positif. Menurutnya, Xpeng GX sangat berpotensi untuk dihadirkan ke Tanah Air. Namun, ada satu syarat krusial yang harus dipenuhi oleh prinsipal Xpeng, yaitu ketersediaan varian dengan kemudi di sisi kanan.

"Jika prinsipal bersedia menghadirkan versi setir kanan, kami tentu akan sangat mempertimbangkannya untuk diboyong ke Indonesia," ujar Iki Wibowo saat ditemui di Bogor, Jawa Barat.

Iki menjelaskan lebih lanjut bahwa keputusan strategis untuk membawa model tertentu ke pasar domestik sangat bergantung pada berbagai faktor, termasuk potensi penjualan dan permintaan pasar. Saat ini, Xpeng masih tergolong baru di kancah otomotif Indonesia, sehingga volume penjualannya belum sebesar merek-merek yang telah mapan. Kondisi ini membuat tim Xpeng Indonesia belum memiliki kekuatan untuk secara langsung meminta prinsipal memproduksi varian setir kanan.

"Selama ada opsi setir kanan, kami pasti akan mempertimbangkannya. Mengingat volume penjualan kami di Indonesia belum memungkinkan untuk meminta secara spesifik pengadaan versi setir kanan. Namun, jika secara kumulatif permintaan sudah cukup signifikan, tentu akan kami pertimbangkan," tambahnya.

Pemesanan Membludak, Varian Tertinggi Paling Diburu

Data dari Carnewschina, yang dilansir pada Selasa (27/5), mengungkap fakta menarik di balik lonjakan pemesanan Xpeng GX. Model SUV ini ditawarkan dalam delapan varian berbeda, dengan rentang harga mulai dari 279.800 yuan (sekitar Rp 730 jutaan) hingga 359.800 yuan (sekitar Rp 930 jutaan). Dalam kurun waktu sehari, total pemesanan yang masuk mencapai 24.863 unit.

Menariknya lagi, Chairman Xpeng, He Xiaopeng, mengungkapkan bahwa varian tertinggi, yaitu Ultra, menjadi pilihan utama para konsumen. Varian flagship ini bahkan menyumbang lebih dari 80 persen dari total pemesanan yang tercatat. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen China sangat antusias terhadap teknologi dan fitur premium yang ditawarkan oleh varian teratas Xpeng GX.

Desain Futuristik dan Dimensi Bongsor

Secara visual, Xpeng GX menampilkan desain yang kental dengan nuansa modern dan futuristik. Bagian depan mobil didominasi oleh lampu memanjang bergaya through-type light bar, dipadukan dengan bumper agresif dan saluran udara yang dinamis. Siluet sampingnya mengalir mulus dengan konsep floating roof, gagang pintu tersembunyi (hidden door handle), dan pelek berdesain multi-spoke. Bagian belakang pun tak kalah menarik, mengadopsi desain lampu yang selaras dengan fascia depan, menciptakan identitas visual yang kuat.

Dimensi Xpeng GX tergolong bongsor, menjadikannya SUV yang lapang dan nyaman. Panjangnya mencapai 5.265 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.800 mm. Jarak sumbu roda (wheelbase) yang mencapai 3.115 mm menjanjikan ruang kabin yang lega serta stabilitas berkendara yang mumpuni.

Interior Mewah dengan Teknologi Canggih

Masuk ke dalam kabin, Xpeng GX menawarkan pengalaman berkendara yang mewah dan kaya teknologi. Kemudi model steer-by-wire yang diberi nama ‘Cosmic Pilot’ menjadi salah satu fitur unggulan. Kursi penumpang dilengkapi dengan fungsi sambutan cerdas (intelligent welcome function) dan fitur perpanjangan elektrik hingga 135 mm, memberikan kenyamanan ekstra.

Di bagian tengah dasbor, tersemat head unit berukuran 17,3 inci dengan resolusi 3K yang menyajikan tampilan jernih dan tajam. Bezel yang tipis menambah kesan modern pada layar sentuh ini. Untuk memanjakan telinga, Xpeng GX dibekali sistem audio Lingjing AI Sound Max yang dilengkapi 33 speaker, memastikan kualitas suara premium di setiap sudut kabin. Penumpang baris kedua pun tak luput dari perhatian, dengan jok zero gravity yang dilapisi kulit perforated, memberikan sensasi relaksasi maksimal.

Pilihan Powertrain Bervariasi

Xpeng GX hadir dalam dua pilihan konfigurasi penggerak, yaitu EREV (Extended Range Electric Vehicle) dan BEV (Battery Electric Vehicle).

Varian EREV dibekali mesin bensin 1.500 cc turbo yang dikombinasikan dengan motor listrik ganda, menghasilkan tenaga gabungan sebesar 497 daya kuda (dk). Mobil ini menggunakan baterai berkapasitas 63,3 kWh, yang memungkinkan jarak tempuh murni listrik sejauh 430 kilometer. Dengan perhitungan jarak gabungan, Xpeng GX EREV diklaim mampu menjelajah hingga 1.585 kilometer berdasarkan pengujian CLTC.

Sementara itu, versi BEV hadir dengan dua opsi penggerak. Varian BEV AWD (All-Wheel Drive) mengandalkan dua motor listrik yang mampu menyemburkan tenaga hingga 577 dk. Ditenagai oleh baterai berkapasitas 110 kWh, mobil ini menawarkan jarak tempuh sejauh 750 kilometer. Untuk varian BEV RWD (Rear-Wheel Drive), dibekali satu motor listrik bertenaga 362 dk dan baterai 91,9 kWh, dengan klaim jarak tempuh mencapai 665 kilometer.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from oto.detik.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags