Sirkuit Gilles Villeneuve kembali menjadi saksi bisu drama adu cepat jet darat Formula 1 pada edisi GP Kanada 2026. Dalam sebuah balapan yang menguras emosi, Andrea Kimi Antonelli dari tim Mercedes sukses mengukuhkan dominasinya dengan meraih podium tertinggi. Kejutan manis juga menghampiri duo kawakan, Lewis Hamilton dan Max Verstappen, yang berhasil mengamankan posisi kedua dan ketiga, melengkapi daftar peraih trofi. Namun, cerita berbeda dialami oleh rekan setim Antonelli, George Russell, yang harus mengakhiri perjuangannya lebih dini meski memulai dari posisi terdepan.
Balapan sepanjang 68 putaran ini sejak awal telah menjanjikan tontonan yang mendebarkan. Lando Norris, yang memulai dari grid ketiga, menunjukkan determinasi luar biasa dengan langsung melesat ke posisi terdepan di tikungan pertama. Di belakangnya, Antonelli membayangi ketat, diikuti oleh Russell dan Hamilton yang tak kalah agresif. Namun, strategi pit stop yang tak terduga dari Norris di putaran kedua, untuk mengganti ban, secara otomatis memberikan keunggulan posisi kepada Antonelli. Keunggulan ini tak bertahan lama, karena pada putaran keenam, Russell berhasil menyalip Antonelli, merebut kembali tampuk kepemimpinan. Hamilton yang berada di urutan ketiga, harus bersiap menghadapi ancaman dari Max Verstappen yang terus menekan, dan akhirnya berhasil menyalipnya di putaran kesembilan.
Pertarungan sengit antara Antonelli dan Russell mewarnai paruh awal balapan. Antonelli sempat menunjukkan ambisinya untuk merebut posisi terdepan pada putaran ke-12, namun Russell dengan sigap membalasnya. Kedua pebalap Mercedes ini terlibat dalam duel jarak dekat yang memukau, sementara para rival lainnya tertinggal cukup jauh. Upaya Antonelli untuk merebut kembali posisi terdepan kembali diuji pada putaran ke-17, namun belum berhasil. Akhirnya, di putaran ke-22, Antonelli berhasil menaklukkan Russell. Namun, kebahagiaannya hanya berlangsung singkat, karena di putaran ke-24, sebuah kesalahan kecil saat melewati batas lintasan membuat Russell kembali mengambil alih posisi terdepan.
Titik balik dramatis terjadi di putaran ke-30 ketika mesin mobil Russell mengalami masalah teknis yang serius. Insiden ini terpaksa memaksa Russell untuk menghentikan laju balapnya, sebuah pukulan telak bagi Mercedes yang telah menempatkan kedua pebalapnya di barisan terdepan. Dengan mundurnya Russell, Antonelli kembali mengambil alih kepemimpinan. Sejak saat itu, performa Antonelli menjadi tak terbendung. Ia berhasil menjaga jarak aman dari kejaran para rivalnya hingga garis finis, memastikan kemenangan keempatnya secara beruntun di musim 2026. Kemenangan ini menambah daftar impresif Antonelli setelah sebelumnya berjaya di GP China, Jepang, dan Miami.
Di belakang Antonelli, pertempuran untuk posisi kedua tak kalah sengit. Lewis Hamilton menunjukkan performa klasik yang membuatnya diakui sebagai salah satu pembalap terbaik sepanjang masa. Di putaran ke-62, Hamilton berhasil menyalip Max Verstappen, mengamankan posisi runner-up. Hasil ini menjadi bukti ketangguhan Hamilton yang terus bersaing di level tertinggi meskipun usianya semakin matang. Max Verstappen harus puas berada di posisi ketiga, namun tetap mengumpulkan poin penting bagi klasemen timnya.
Kemenangan beruntun ini menempatkan Andrea Kimi Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen sementara Formula 1 2026. Dengan total 131 poin, ia kini unggul 43 poin dari George Russell yang menduduki peringkat kedua, meskipun Russell harus menelan pil pahit dengan hasil retired di Kanada. Keunggulan poin yang signifikan ini memberikan tekanan psikologis bagi para pesaing Antonelli menjelang seri-seri berikutnya.
Balapan Formula 1 selanjutnya akan membawa para pebalap ke salah satu sirkuit paling ikonik di dunia, yaitu Sirkuit de Monaco. GP Monako yang legendaris akan digelar dua pekan mendatang, pada hari Minggu, 7 Juni 2026. Balapan di jalanan sempit Monte Carlo ini selalu menyajikan tantangan tersendiri dan seringkali melahirkan kejutan. Para penggemar F1 dipastikan akan menantikan bagaimana persaingan akan berlanjut di salah satu arena balap paling prestisius ini, terlebih dengan momentum Antonelli yang sedang on fire dan rival-rivalnya yang berusaha keras untuk memutus dominasinya.
Hasil lengkap F1 GP Kanada 2026 mencatat Andrea Kimi Antonelli (Mercedes) sebagai juara, diikuti Lewis Hamilton (Ferrari) di posisi kedua, dan Max Verstappen (Red Bull) di tempat ketiga. Charles Leclerc (Ferrari) finis di urutan keempat, disusul oleh Isack Hadjar (Red Bull) dan Franco Colapinto (Alpine) yang melengkapi posisi lima besar. Balapan ini juga diwarnai dengan sejumlahretirednya beberapa pembalap ternama, termasuk George Russell, Sergio Perez, Lando Norris, Fernando Alonso, dan Alex Albon, yang menambah elemen ketidakpastian dan drama. Arvid Lindblad dari tim Racing Bulls tidak dapat mengikuti balapan (DNS).
Secara keseluruhan, GP Kanada 2026 akan dikenang sebagai salah satu balapan yang menghadirkan banyak momen menarik. Kemenangan Antonelli menegaskan statusnya sebagai kekuatan dominan di musim ini, sementara performa Hamilton dan Verstappen menunjukkan bahwa persaingan di papan atas masih sangat terbuka. Kegagalan Russell untuk finis menjadi pengingat keras akan kerasnya kompetisi di Formula 1, di mana satu kesalahan kecil atau masalah teknis dapat mengubah jalannya balapan secara drastis. Dengan jeda singkat sebelum GP Monako, para tim dan pembalap akan memiliki waktu untuk menganalisis performa mereka dan mempersiapkan strategi terbaik untuk seri berikutnya.






