Perburuan Gelar Juara Liga Super Indonesia 2025/2026 Memasuki Babak Penentuan: Borneo FC Bergantung pada Keajaiban

Darus Sinatria

Persaingan memperebutkan mahkota juara Liga Super Indonesia musim 2025/2026 semakin memanas dan memasuki fase krusial. Borneo FC Samarinda, meski menyadari peluangnya kian menyempit, masih menyimpan harapan tipis untuk mengukir sejarah sebagai kampiun. Namun, skenario juara bagi tim berjuluk Pesut Etam ini kini sangat bergantung pada performa pesaing terdekatnya, Persib Bandung, yang tampil superior dalam beberapa pekan terakhir.

Rentetan hasil yang kurang memuaskan menjadi batu sandungan bagi Borneo FC dalam upaya mereka merajut asa juara. Pada pertandingan krusial pekan ke-33 yang dilangsungkan Minggu, 17 Mei 2026, Borneo FC gagal mengamankan poin penuh setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara. Hasil seri ini tentu menjadi pukulan telak, mengingat poin penuh sangat dibutuhkan untuk menjaga momentum dalam perburuan gelar.

Di sisi lain lapangan, rival abadi mereka, Persib Bandung, justru berhasil memetik kemenangan dramatis. Maung Bandung, julukan Persib, sukses menaklukkan PSM Makassar dengan skor tipis 2-1 dalam pertandingan yang penuh tensi. Kemenangan tersebut semakin memperkokoh posisi Persib di puncak klasemen, sekaligus memperlebar jarak poin dengan Borneo FC. Kini, kedua tim terpaut dua poin, menciptakan situasi yang semakin menantang bagi tim asal Kalimantan Timur tersebut.

Dengan selisih dua angka, nasib gelar juara seolah berada di tangan Persib Bandung. Menjelang pekan terakhir, tim asuhan pelatih legendaris tersebut hanya memerlukan hasil imbang saat berhadapan dengan Persijap Jepara untuk memastikan gelar juara. Sebuah skenario yang sangat mungkin terjadi, mengingat performa konsisten yang ditunjukkan Persib sepanjang musim.

Sementara itu, Borneo FC harus menjalani misi yang jauh lebih berat. Mereka wajib meraih kemenangan mutlak saat bertandang ke markas Madura United FC di pertandingan pamungkas. Namun, kemenangan saja belum cukup. Borneo FC juga harus berdoa agar Persijap Jepara mampu memberikan perlawanan sengit dan bahkan mengalahkan Persib Bandung. Jika skenario ini terwujud, di mana Borneo FC menang dan Persib kalah, kedua tim akan mengoleksi poin yang sama, yakni 79 poin.

Namun, bahkan dalam skenario ideal tersebut, Borneo FC masih memiliki satu kendala lain yang tak kalah penting: rekor pertemuan atau head-to-head. Dalam peraturan liga, jika dua tim memiliki poin yang sama di akhir musim, rekor pertemuan akan menjadi penentu siapa yang berhak mengangkat trofi. Sayangnya, Borneo FC kalah dalam rekor head-to-head melawan Persib Bandung musim ini. Ini berarti, jika poin mereka sama, Persib Bandung tetap akan keluar sebagai juara. Oleh karena itu, Borneo FC tidak hanya membutuhkan kemenangan, tetapi juga kekalahan Persib dari Persijap, dan tentunya berharap ada aturan lain yang bisa memihak mereka, atau setidaknya ada faktor lain yang belum terungkap.

Meskipun situasi semakin sulit, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, enggan menyerah begitu saja. Ia mengakui bahwa kondisi timnya kini memang lebih menantang, namun menegaskan bahwa peluang untuk meraih gelar juara belum sepenuhnya tertutup. "Sekarang situasinya memang menjadi sedikit lebih sulit, tetapi belum mustahil, karena semuanya belum berakhir," ujar Fabio Lefundes dengan nada optimis namun realistis.

Fabio Lefundes juga mengungkapkan penyesalannya atas kegagalan timnya dalam memanfaatkan peluang emas yang sempat terbuka saat Persib Bandung mengalami penurunan performa di beberapa laga sebelumnya. Ia menyadari bahwa momentum penting itu terlewatkan. "Bagaimanapun, kami memang membutuhkan Persib Bandung terpeleset, dan kali ini justru kami yang terpeleset di sini, meski tetap mendapatkan satu poin," sesalnya, merujuk pada hasil imbang melawan Persijap.

Kini, seluruh harapan Borneo FC tertuju pada satu nama: Persijap Jepara. Fabio Lefundes berharap tim yang baru saja menahan imbang anak asuhnya itu dapat kembali menunjukkan performa gemilang saat menghadapi Persib Bandung di pertandingan terakhir. Ia melihat potensi dalam tim Persijap yang mampu memberikan perlawanan ketat, sebagaimana yang mereka tunjukkan ketika berhadapan dengan Borneo FC.

"Jadi sekarang selisih kami menjadi dua poin dari mereka. Sebelumnya kami hanya berharap mereka terpeleset satu kali," ungkap Fabio Lefundes, menggarisbawahi betapa krusialnya setiap poin yang hilang dan didapat. "Sekarang kami juga berharap Persijap bisa memainkan pertandingan bagus seperti saat melawan kami ketika menghadapi mereka nanti," tambahnya, memohon agar Persijap menjadi batu sandungan terakhir bagi Persib.

Pertandingan terakhir Liga Super Indonesia 2025/2026 akan menjadi panggung penentuan nasib kedua tim. Borneo FC harus bermain tanpa cela dan berharap keajaiban terjadi, sementara Persib Bandung hanya perlu mengamankan satu poin untuk mengunci gelar juara. Perjalanan yang dramatis ini akan segera menemui puncaknya, meninggalkan sorotan tajam pada performa kedua tim di pekan penentu.

Berikut adalah klasemen sementara di papan atas Liga Super Indonesia 2025/2026 menjelang pekan terakhir:

Pos Klub Poin
1 Persib Bandung 78
2 Borneo FC Samarinda 76

Also Read

Tags