Tantangan Visa Menghantui Laju Embolo Menuju Piala Dunia 2026

Darus Sinatria

Breel Embolo, striker andalan tim nasional Swiss, kini tengah berjuang keras menembus pembatasan administratif demi bisa berlaga di Piala Dunia 2026. Setelah sempat tertahan dan tidak dapat ikut serta dalam penerbangan menuju Amerika Serikat bersama rekan-rekannya, Embolo terpaksa mengambil langkah darurat dengan mengajukan permohonan visa khusus. Upaya ini dilakukannya dengan harapan dapat segera menyusul timnas yang telah lebih dulu memulai persiapan di Negeri Paman Sam.

Perjuangan Embolo dimulai dengan kunjungan mendadak ke Kedutaan Besar Amerika Serikat yang berlokasi di Bern, Swiss, pada Rabu, 3 Juni 2026. Langkah proaktif ini diambilnya hanya sehari berselang setelah ia dihadapkan pada kenyataan pahit penolakan naik pesawat tujuan AS. Masalah utama yang menghalanginya adalah kendala terkait dokumen izin masuk ke negara penyelenggara turnamen akbar tersebut. Federasi Sepakbola Swiss sebelumnya telah memberikan konfirmasi bahwa status perjalanan Embolo ke Amerika Serikat tengah dalam peninjauan intensif. Hal ini dipicu oleh sebuah kasus hukum yang baru saja memiliki kekuatan hukum tetap pada tahun ini, yang secara tidak langsung berimplikasi pada proses imigrasinya.

Akar persoalan yang dihadapi Embolo ternyata bermula dari sebuah insiden yang terjadi pada tahun 2018 di pusat kota Basel. Pada waktu itu, pemain yang kini berusia 29 tahun ini terlibat dalam sebuah proses hukum yang akhirnya menjatuhkan vonis bersalah kepadanya. Keputusan pengadilan tersebut kemudian dikuatkan melalui proses banding pada September 2025, dan finalisasi status hukumnya baru tercapai pada April 2026. Ironisnya, momen pengesahan putusan hukum ini berdekatan dengan jadwal keberangkatan tim nasional Swiss untuk Piala Dunia 2026, sehingga secara langsung memengaruhi kelancaran proses perizinan masuk Embolo ke Amerika Serikat.

Menurut penjelasan yang disampaikan oleh Federasi Sepakbola Swiss, pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat meminta klarifikasi mendalam terkait detail kasus yang menjerat pemain AS Monaco tersebut. Federasi tersebut mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama otoritas imigrasi AS adalah untuk memastikan apakah kasus yang melibatkan Embolo tersebut mengandung unsur kekerasan fisik. "Penyelidikan yang dilakukan oleh kedutaan secara spesifik menyoroti apakah ada unsur kekerasan fisik yang terlibat dalam kasus ini. Penting untuk ditekankan, hal tersebut tidak terjadi," demikian pernyataan Federasi Sepakbola Swiss yang mengutip laporan dari ESPN. Lebih lanjut, federasi menambahkan, "Breel dan timnya saat ini tengah menanti persetujuan agar ia dapat segera terbang menuju San Diego dan bergabung dengan skuad secepat mungkin."

Timnas Swiss sendiri saat ini tengah berada di San Diego, California, dalam rangka pemusatan latihan menjelang Piala Dunia 2026. Perjalanan mereka di Grup B akan dimulai dengan menghadapi tim nasional Qatar pada tanggal 13 Juni di Santa Clara, California. Setelah itu, Swiss dijadwalkan untuk berhadapan dengan Bosnia-Herzegovina di Inglewood, sebelum mengakhiri fase grup dengan melawan salah satu tim tuan rumah, Kanada, di Vancouver pada 24 Juni. Kehadiran Embolo dinilai sangat krusial bagi kekuatan Swiss, mengingat ia diproyeksikan sebagai ujung tombak utama tim dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Piala Dunia 2026 ini akan menjadi penampilan ketiga bagi Embolo di ajang prestisius ini. Hingga saat ini, pemain kelahiran Kamerun tersebut telah mengukir 86 penampilan bersama tim nasional Swiss, dengan catatan impresif 24 gol. Oleh karena itu, seluruh pihak di Swiss sangat berharap agar proses pengurusan visa darurat Embolo dapat segera diselesaikan. Harapannya, sang striker dapat segera bergabung dengan skuad sebelum pertandingan pembuka melawan Qatar. Apabila izin masuknya dapat disetujui dalam waktu dekat, Embolo masih memiliki peluang untuk tampil sejak laga perdana. Namun, jika proses ini terus berlarut-larut, Swiss berisiko kehilangan salah satu pemain kuncinya di awal fase grup Piala Dunia 2026, sebuah skenario yang tentu saja ingin dihindari oleh tim berjuluk "Nati" ini.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from sport.detik.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags