Sebuah pertandingan sengit tersaji di pekan ke-37 La Liga Spanyol, di mana Real Madrid berhasil mengamankan tiga poin krusial dengan kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Sevilla. Gol tunggal yang menentukan kemenangan Los Blancos dicetak oleh bintang muda mereka, Vinicius Junior, pada paruh pertama pertandingan. Duel ini digelar di markas Sevilla, Stadion Sanchez Pizjuan, pada Senin dini hari, 18 Mei 2026.
Sejak peluit dibunyikan, anak-anak asuh Sevilla mencoba mengambil inisiatif serangan, berusaha menekan pertahanan Real Madrid. Namun, justru tim tamu yang berhasil mencuri keunggulan lebih dulu. Pada menit ke-14, Vinicius Junior berhasil menaklukkan penjaga gawang tuan rumah melalui sebuah tembakan terarah. Gol ini tercipta berkat memanfaatkan bola muntah dari upaya Brahim Diaz yang sebelumnya gagal dikontrol dengan sempurna oleh Kylian Mbappe. Keunggulan 1-0 untuk Real Madrid pun tercipta.
Tertinggal satu gol, Sevilla tidak tinggal diam. Mereka berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Lima menit berselang setelah gol pembuka, Neal Maupay mencoba peruntungannya melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, bola berhasil digagalkan oleh refleks gemilang Thibaut Courtois di bawah mistar gawang Real Madrid. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Real Madrid mengakhiri paruh pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Sevilla kembali menunjukkan semangat juang mereka. Peluang emas untuk menyamakan kedudukan datang pada menit ke-50. Alexis Sanchez berada dalam posisi ideal untuk mencetak gol melalui tap-in dari jarak dekat di depan gawang. Namun, Courtois sekali lagi menjadi tembok kokoh bagi Real Madrid, kali ini dengan menahan bola menggunakan kakinya.
Pada menit ke-73, Kylian Mbappe sempat merayakan gol yang ia cetak, namun kegembiraan itu harus sirna seketika setelah wasit menganulir gol tersebut lantaran dianggap berada dalam posisi offside. Keputusan ini memicu protes dari kubu Real Madrid, namun keputusan wasit tetap final.
Sisa waktu pertandingan tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Sevilla untuk mengubah kedudukan. Berbagai upaya serangan yang mereka lancarkan tidak mampu menembus pertahanan solid Real Madrid yang dijaga ketat. Alhasil, skor 1-0 untuk kemenangan Real Madrid bertahan hingga akhir pertandingan.
Kemenangan ini memberikan dampak signifikan bagi posisi kedua tim di klasemen sementara La Liga. Real Madrid, dengan raihan 83 poin, tetap kokoh di peringkat kedua. Sementara itu, Sevilla harus puas tertahan di posisi ke-13 dengan mengumpulkan 43 poin. Hasil ini menunjukkan konsistensi Real Madrid dalam perburuan gelar, meskipun Sevilla belum mampu merangkak naik dari zona tengah klasemen.
Pertandingan antara Sevilla dan Real Madrid ini memang selalu menyajikan drama dan tensi tinggi. Kedua tim memiliki sejarah persaingan yang panjang dan selalu berusaha memberikan penampilan terbaik. Dalam laga kali ini, Real Madrid berhasil menunjukkan efektivitas mereka dalam memanfaatkan peluang, sementara Sevilla harus belajar dari pengalaman untuk mengkonversi peluang menjadi gol di masa mendatang. Keberhasilan Vinicius Junior dalam mencetak gol tunggal menjadi penentu hasil akhir yang sangat penting bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti.
Meskipun skor akhir terbilang tipis, jalannya pertandingan menunjukkan bahwa kedua tim saling memberikan perlawanan yang berarti. Sevilla memiliki momen-momen di mana mereka nyaris menyamakan kedudukan, namun penyelesaian akhir yang kurang klinis dan kegemilangan Thibaut Courtois menjadi hambatan bagi mereka. Di sisi lain, Real Madrid menunjukkan kedewasaan dalam mengelola permainan, terutama setelah unggul lebih dulu. Mereka mampu menjaga ritme pertandingan dan meminimalkan risiko kebobolan.
Peran Vinicius Junior dalam skuad Real Madrid semakin krusial. Kecepatan, dribbling, dan kemampuan mencetak golnya menjadi senjata mematikan bagi tim lawan. Golnya ke gawang Sevilla kali ini menjadi bukti nyata kontribusinya. Kolaborasinya dengan pemain-pemain lain seperti Brahim Diaz dan Kylian Mbappe juga menunjukkan potensi serangan yang berbahaya bagi Los Blancos.
Di sisi Sevilla, kekalahan ini tentu menjadi evaluasi penting bagi pelatih. Tim perlu meningkatkan performa di lini depan agar lebih tajam dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada. Pertahanan Real Madrid yang solid juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim asuhan Quique Sanchez Flores ini. Namun, mereka juga menunjukkan bahwa mereka mampu merepotkan tim besar, dan dengan sedikit perbaikan, mereka bisa meraih hasil yang lebih baik di sisa pertandingan musim ini.
Pertandingan ini juga menegaskan betapa ketatnya persaingan di La Liga, di mana setiap poin sangat berarti dalam perebutan gelar maupun posisi di klasemen. Real Madrid telah membuktikan diri sebagai salah satu tim terkuat di liga, namun Sevilla juga telah menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim manapun.
Susunan pemain kedua tim dalam pertandingan ini adalah sebagai berikut: Sevilla menurunkan Odysseas Vlachodimos di bawah mistar, dengan lini pertahanan yang diisi oleh Jose Angel Carmona, Andres Castrin, Kike Salas, dan Gabriel Suazo. Lini tengah diperkuat oleh Ruben Vargas, Djibirl Sow, Nemanja Gudelj, dan Oso, sementara duo penyerang diisi oleh Ako Adams dan Neal Maupay. Di kubu Real Madrid, Thibaut Courtois menjaga gawang, didukung oleh kuartet pertahanan Fran Garcia, Dean Huijsen, Antonio Ruediger, dan Dani Carvajal. Lini tengah diisi oleh Jude Bellingham, Aurelien Tchouameni, Thiago Pitarch, dan Brahim Diaz, dengan Vinicius Junior dan Kylian Mbappe menjadi ujung tombak serangan.
Perlu dicatat bahwa data ini didasarkan pada informasi yang tersedia, dan tanggal pertandingan yang tertera di tweet yang menyertainya menunjukkan Mei 2026, yang mungkin merupakan representasi dari pertandingan di masa depan atau konteks yang berbeda dari artikel berita umum. Namun, inti cerita mengenai kemenangan tipis Real Madrid atas Sevilla berkat gol Vinicius Junior tetap menjadi fokus utama.






