Bali United FC berhasil mengukir kemenangan telak dengan skor 4-1 atas Bhayangkara Presisi Indonesia FC dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Super musim 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Minggu (17/5/2026) ini menjadi saksi bisu keefektifan Serdadu Tridatu dalam mengakhiri laga dengan pesta gol. Boris Kopitovic menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol, disusul oleh kontribusi dari Irfan Jaya dan I Made Tito. Sementara itu, Bhayangkara hanya mampu membalas satu gol melalui Moussa Sidibe.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Bhayangkara yang bertindak sebagai tim tamu langsung menunjukkan ambisinya untuk mendominasi jalannya pertandingan. Inisiatif serangan mereka bangun sejak menit-menit awal. Duo Moussa Sidibe dan Henri Doumbia menjadi ancaman serius bagi barisan pertahanan Bali United dalam dua puluh menit pertama. Namun, upaya mereka belum membuahkan hasil dan belum mampu menaklukkan penjaga gawang Bali United, Mike Hauptmeijer.
Perlahan tapi pasti, Bali United mulai keluar dari tekanan dan membalas dengan serangan balik yang efektif. Tim Charles dan Irfan Jaya bergantian menguji pertahanan Bhayangkara. Gol pembuka keunggulan Serdadu Tridatu akhirnya tercipta pada menit ke-20. Boris Kopitovic berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Bhayangkara, Aqil Savik, yang gagal menahan tendangan voli keras dari Irfan Jaya. Momen ini menjadi titik balik yang membangkitkan semangat tim tuan rumah.
Tidak berhenti di situ, Bali United terus membangun momentum. Meskipun Bhayangkara berusaha merespons dengan permainan yang lebih agresif untuk menyamakan kedudukan, justru Bali United yang kembali berhasil menggandakan keunggulan. Boris Kopitovic kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang lawan. Kali ini, ia sukses menyambar bola rebound yang kembali gagal diamankan oleh Aqil Savik setelah upaya Teppei Yachida sebelumnya. Gol kedua Kopitovic ini membawa Bali United memimpin dengan skor 2-0, memberikan tekanan psikologis yang lebih besar bagi tim tamu.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara mencoba mengubah taktik dengan melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Firza Andika dan Ryo Matsumura dimasukkan ke dalam lapangan untuk memberikan suntikan tenaga baru dan diharapkan mampu mengubah jalannya pertandingan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-63. Melalui kerjasama apik dengan Sani Rizki, Moussa Sidibe berhasil mencetak gol balasan untuk Bhayangkara, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol ini sempat memberikan harapan bagi tim tamu untuk bangkit.
Namun, keunggulan Bali United tidak bertahan lama. Tim tuan rumah menunjukkan respons yang cepat dan efektif. Irfan Jaya menjadi aktor utama dalam terciptanya gol ketiga Bali United pada menit ke-71. Melalui aksi individu yang memukau, ia berhasil menaklukkan barisan pertahanan Bhayangkara sebelum akhirnya menceploskan bola ke gawang lawan. Gol ini kembali menjauhkan jarak skor dan menegaskan dominasi Bali United.
Dalam upaya mengejar ketertinggalan dua gol, Bhayangkara terus melancarkan serangan. Namun, pertahanan Bali United tampil solid dalam mengantisipasi setiap gempuran. Justru Bali United yang berhasil menambah pundi-pundi golnya pada menit ke-87. I Made Tito menjadi penutup kemenangan gemilang timnya dengan mencungkil bola ke gawang Bhayangkara setelah menerima umpan matang dari Thijmen Goppel. Gol ini memastikan kemenangan telak Bali United dengan skor 4-1.
Pertandingan sempat mengalami penundaan selama kurang lebih tujuh menit akibat insiden penyalaan kembang api oleh suporter di tribun stadion. Setelah situasi terkendali dan pertandingan dilanjutkan, skor 4-1 tidak berubah hingga peluit akhir dibunyikan.
Dengan hasil ini, Bhayangkara Presisi Indonesia FC masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan raihan 50 poin. Sementara itu, kemenangan ini membawa Bali United naik ke peringkat kedelapan dengan mengumpulkan 48 poin.
Susunan pemain kedua tim:
Bali United:
Mike Hauptmeijer; Thijmen Goppel, Joao Vitor, Bagas Adi (Kadek Arel 24′), Ricky Fajrin; Kadek Agung (I Made Tito 75′), Tim Charles, Irfan Jaya (Mirza Mustafic 75′), Teppei Yachida (Brandon James 86′), Rahmat Arjuna; Boris Kopitovic.
Bhayangkara Presisi Indonesia:
Aqil Savik; I Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic (Muhammad Ferarri 59′), Frengky Missa (Firza Andika 46′); Wahyu Subo (Sani Rizki 59′), Sho Yamamoto, Moussa Sidibe, Dendy Sulistyawan (Ilija Spasojevic 75′), Privat Mbarga (Ryo Matsumura 46′); Henri Doumbia.






