Perjalanan talenta sepak bola Indonesia di panggung internasional terus menarik perhatian. Musim kompetisi 2026/2027 tampaknya akan menjadi musim yang krusial bagi dua penggawa Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa. Nasib mereka kini bergantung pada performa klub masing-masing untuk mengamankan satu tempat di kompetisi antarklub paling prestisius di Benua Biru, Liga Champions Eropa.
Salah satu nama yang patut disorot adalah Maarten Paes, sang penjaga gawang andalan Timnas Indonesia. Saat ini, Paes membela klub legendaris Belanda, Ajax Amsterdam. Klub yang bermarkas di Johan Cruijff ArenA tersebut tengah berjuang keras untuk menembus zona Liga Champions di ajang Eredivisie musim 2025/2026. Posisi keempat klasemen sementara dengan raihan 55 poin menjadi gambaran betapa ketatnya persaingan di papan atas liga kasta tertinggi Belanda tersebut.
Eredivisie sendiri memiliki mekanisme ketat untuk menentukan tim-tim yang berhak berlaga di Liga Champions. Dua tim teratas secara otomatis akan mendapatkan tiket langsung ke fase grup. Sementara itu, tim yang berhasil menduduki peringkat ketiga masih memiliki peluang, namun harus melalui babak kualifikasi yang tak kalah sengit. Bagi Ajax dan Maarten Paes, selisih satu poin dengan NEC Nijmegen yang berada di posisi ketiga menjadi tantangan terbesar. Setiap poin dalam dua laga sisa menjadi sangat berharga.
Perjuangan Ajax tidak hanya melawan tim di atas mereka, tetapi juga harus bergantung pada hasil pertandingan tim lain. Agar realistis menggapai posisi ketiga, Ajax wajib memenangkan dua pertandingan terakhirnya. Di sisi lain, mereka juga perlu berharap agar NEC Nijmegen terpeleset, baik itu kehilangan poin atau bahkan kalah di laga pamungkas. Jarak enam poin dengan Feyenoord yang menempati posisi kedua mungkin terasa cukup jauh untuk dikejar dalam dua pekan tersisa, namun dalam sepak bola, segala sesuatu masih mungkin terjadi hingga peluit akhir dibunyikan. Kehadiran Maarten Paes di bawah mistar gawang Ajax tentu menjadi elemen penting dalam upaya mereka meraih hasil maksimal di sisa musim ini. Konsistensi dan performa gemilang sang kiper akan sangat dibutuhkan untuk mengamankan poin-poin krusial.
Selain Maarten Paes, nama pemain abroad Timnas Indonesia lainnya yang berpotensi unjuk gigi di Liga Champions musim depan adalah Justin Hubner. Hubner saat ini membela klub Jepang, Cerezo Osaka. Meskipun artikel sumber tidak secara spesifik menyebutkan peluang Hubner, konteks "dua pemain abroad Timnas Indonesia" menyiratkan bahwa Hubner adalah nama kedua yang dimaksud. Perlu diketahui, Liga Champions Asia menjadi kompetisi yang relevan bagi klub-klub di Asia, termasuk Cerezo Osaka. Kualifikasi untuk Liga Champions Asia umumnya didasarkan pada performa di liga domestik negara masing-masing.
Jika merujuk pada musim kompetisi yang sama (2026/2027), maka kita perlu melihat bagaimana Cerezo Osaka akan berjuang di J.League musim 2025 atau 2026 untuk mendapatkan tiket ke kompetisi antarklub Asia. J.League memiliki kuota tersendiri untuk tim-tim yang lolos ke Liga Champions Asia. Posisi di klasemen akhir J.League akan menentukan tim mana saja yang berhak mewakili Jepang di kancah Asia. Persaingan di J.League dikenal sangat ketat, melibatkan tim-tim kuat dengan sejarah panjang di sepak bola Jepang.
Oleh karena itu, peran Justin Hubner di lini pertahanan Cerezo Osaka menjadi sangat vital. Kemampuannya dalam mengawal lini belakang, memotong alur serangan lawan, dan berkontribusi dalam build-up serangan akan menjadi aset berharga bagi timnya. Jika Cerezo Osaka berhasil finis di posisi yang memungkinkan mereka lolos ke Liga Champions Asia, maka Justin Hubner akan berhadapan dengan klub-klub terbaik dari berbagai negara di Asia. Ini akan menjadi panggung yang sangat berbeda dari kompetisi domestik, di mana ia akan beradu taktik dan skill dengan pemain-pemain kelas dunia dari benua Asia.
Perjalanan kedua pemain ini di kancah Eropa dan Asia merupakan bukti nyata bahwa talenta sepak bola Indonesia semakin diakui di tingkat internasional. Baik Maarten Paes maupun Justin Hubner, melalui klub mereka masing-masing, sedang berjuang demi mimpi besar untuk berkompetisi di turnamen paling bergengsi di benua mereka. Keberhasilan mereka tidak hanya akan menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga akan membanggakan bagi sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
Para penggemar sepak bola Indonesia tentu akan memantau setiap perkembangan terbaru dari Ajax Amsterdam dan Cerezo Osaka. Setiap pertandingan menjadi momen penting yang dapat menentukan nasib kedua pemain ini dan, secara tidak langsung, nasib sepak bola Indonesia di pentas global. Dukungan moral dari tanah air tentu akan menjadi suntikan semangat yang berharga bagi Maarten Paes dan Justin Hubner dalam mengarungi sisa musim dan mewujudkan impian bermain di Liga Champions Eropa maupun Asia. Semangat juang mereka patut diapresiasi, karena mereka membawa nama bangsa di punggung mereka dalam setiap pertandingan yang mereka lakoni.






