Menjelang gelaran akbar Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli, sorotan kembali tertuju pada dua megabintang sepak bola modern, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Keduanya diprediksi akan kembali menjadi andalan masing-masing negara, Argentina dan Portugal. Perhelatan empat tahunan ini seringkali menjadi panggung pembuktian terakhir bagi para legenda. Namun, jika kita menengok kembali catatan statistik mereka di lima edisi Piala Dunia sebelumnya, siapa yang sebenarnya lebih unggul?
Sejak debut mereka di turnamen sepak bola terbesar di dunia, Messi dan Ronaldo telah mengukir sejarah. Masing-masing telah berpartisipasi dalam lima edisi, sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan ketahanan dan konsistensi di level tertinggi. Pertanyaan yang kerap muncul adalah, dalam akumulasi penampilan mereka, bagaimana perbandingan statistik antara sang "La Pulga" dan "CR7"?
Dalam hal ketajaman di depan gawang, Lionel Messi secara signifikan mengungguli Cristiano Ronaldo. Hingga saat ini, Messi telah mengoleksi 13 gol di Piala Dunia, yang berarti lima gol lebih banyak dibandingkan Ronaldo. Puncak performa Messi di ajang ini terjadi pada Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana ia berhasil mencetak tujuh gol sekaligus memimpin Argentina meraih gelar juara dunia yang telah lama didambakan. Keberhasilan ini tidak hanya mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, tetapi juga menjadi bukti kontribusinya yang tak ternilai bagi tim nasionalnya.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo memegang sebuah rekor unik yang membanggakan. Ia adalah satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol di lima edisi Piala Dunia yang berbeda. Rekor ini dimulai sejak Piala Dunia 2006, di mana ia mencetak satu gol. Catatan serupa ia ulangi di tahun 2010, 2014, dan terakhir pada 2022. Gol terbanyak Ronaldo dalam satu edisi Piala Dunia ia cetak pada tahun 2018 di Rusia, dengan total empat gol. Namun, rekor ini dibayangi oleh fakta bahwa Messi pernah mengalami satu edisi di mana ia gagal mencatatkan namanya di papan skor, yaitu pada Piala Dunia 2010.
Jika kita berbicara mengenai jam terbang di lapangan hijau pada ajang Piala Dunia, Lionel Messi kembali menorehkan catatan yang lebih impresif. Ia memegang rekor sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia, dengan total 26 pertandingan yang telah ia jalani. Cristiano Ronaldo berada di posisi kedua dalam daftar ini, dengan 22 pertandingan. Perbedaan ini menunjukkan bahwa Messi tidak hanya lebih produktif dalam mencetak gol, tetapi juga lebih sering berada di lapangan, berkontribusi bagi timnya dalam jangka waktu yang lebih lama.
Prestasi puncak yang paling diidamkan oleh setiap pesepak bola profesional adalah mengangkat trofi Piala Dunia. Dalam hal ini, Lionel Messi telah berhasil mewujudkan mimpi tersebut. Pada Piala Dunia 2022, ia memimpin Argentina meraih gelar juara, sebuah pencapaian yang melengkapi kariernya yang gemilang. Sebaliknya, Cristiano Ronaldo belum pernah merasakan nikmatnya gelar juara Piala Dunia bersama Portugal. Pencapaian terbaiknya bersama timnas Portugal di ajang ini adalah mencapai babak perempat final.
Aspek lain yang menunjukkan keunggulan Messi adalah kontribusinya dalam menciptakan peluang bagi rekan setimnya. Messi telah mencatatkan delapan assist di Piala Dunia, sebuah angka yang jauh melampaui dua assist yang dicatatkan oleh Ronaldo. Sebanyak delapan assist tersebut ia distribusikan dalam 26 pertandingan yang dimainkannya, menunjukkan kemampuannya dalam membuka pertahanan lawan dan memberikan umpan matang kepada rekan-rekannya.
Menariknya, dalam hal kedisiplinan, kedua megabintang ini menunjukkan rekor yang patut diacungi jempol. Hingga saat ini, baik Messi maupun Ronaldo belum pernah menerima kartu merah sepanjang karier mereka di Piala Dunia. Messi telah mengoleksi tiga kartu kuning, yang ia dapatkan masing-masing satu kali pada Piala Dunia 2018 dan dua kali pada Piala Dunia 2022. Sementara itu, Ronaldo telah mengumpulkan empat kartu kuning, satu di Piala Dunia 2006, dua di Piala Dunia 2018, dan satu di Piala Dunia 2022. Catatan ini menunjukkan bahwa keduanya mampu menjaga emosi dan bermain secara sportif di bawah tekanan turnamen sebesar Piala Dunia.
Terakhir, jika kita melihat statistik kemenangan, Lionel Messi juga memegang keunggulan. Dari 26 pertandingan yang telah ia lakoni, Messi berhasil meraih 16 kemenangan untuk Argentina. Dalam 10 pertandingan sisanya, ia mencatatkan empat hasil imbang dan enam kekalahan. Di sisi lain, Cristiano Ronaldo telah mengantongi 10 kemenangan, lima hasil imbang, dan menelan tujuh kekalahan dalam 22 pertandingan yang ia mainkan untuk Portugal di Piala Dunia. Perbedaan jumlah kemenangan ini semakin mempertegas dominasi Messi dalam statistik akumulatif di panggung Piala Dunia.
Meskipun Cristiano Ronaldo memiliki rekor unik sebagai pencetak gol di lima edisi berbeda dan selalu mencetak gol di setiap penampilannya, Lionel Messi secara keseluruhan menunjukkan statistik yang lebih superior dalam hal jumlah gol, jumlah penampilan, jumlah kemenangan, dan tentu saja, gelar juara Piala Dunia. Menjelang Piala Dunia 2026, kedua pemain ini akan kembali menjadi sorotan utama, dan mungkin saja, akan ada babak baru yang tertulis dalam sejarah persaingan abadi mereka.
This article was rewritten using AI technology based on information from sport.detik.com without altering the facts of the original article.






