Geliat persaingan di Grup A Piala AFF U-19 2026 kembali tersaji dalam sebuah duel yang memihak sebelah mata. Tim nasional Vietnam U-19 menunjukkan superioritasnya dengan meluluhlantakkan pertahanan Myanmar melalui kemenangan telak lima gol tanpa balas. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Kamis (4/6) ini menjadi saksi bisu keganasan armada muda Vietnam.
Sebelumnya, Vietnam telah menunjukkan performa menjanjikan dengan meraih kemenangan 3-0 atas Timor Leste. Sementara itu, Myanmar datang ke laga ini dengan modal kekalahan 0-3 dari tuan rumah Indonesia. Bekal yang kontras ini seolah menjadi prolog bagi dominasi yang akan diperlihatkan oleh tim berjuluk "Bintang Emas Muda".
Sejak peluit dibunyikan, para pemain Vietnam U-19 langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka menampilkan permainan agresif dan penuh percaya diri, tak memberikan ruang bernapas bagi lini pertahanan Myanmar. Setidaknya, dua peluang emas mampu diciptakan oleh Vietnam dalam kurun waktu 15 menit awal pertandingan. Namun, pertahanan rapat yang dibangun oleh Myanmar, yang sesekali mencoba merespons dengan serangan balik cepat, berhasil menahan gempuran tersebut.
Perjuangan Myanmar untuk menahan gempuran Vietnam akhirnya menemui titik akhir pada menit ke-29. Berawal dari skema sepak pojok, Le Tan Dung berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang dengan sundulannya yang terarah, memanfaatkan bola liar kedua dari tendangan sudut. Gol ini membuka keran gol Vietnam dan membangkitkan semangat tim.
Keunggulan Vietnam kian bertambah menjelang paruh pertama usai. Pada menit ke-45+2, Hoang Cong Hau sukses menggandakan kedudukan. Berada di posisi yang tepat di depan gawang, ia dengan sigap menyambar bola muntah hasil dari pantulan bola di area penalti. Tanpa kesulitan berarti, ia menceploskan bola ke dalam jala gawang Myanmar. Skor 2-0 untuk keunggulan Vietnam menutup babak pertama.
Babak kedua baru saja dimulai, Vietnam kembali menunjukkan ketajamannya. Pada menit ke-49, gawang Myanmar kembali bergetar. Nguyen Van Bach yang menerima umpan di dalam kotak terlarang, dengan tenang melepaskan tembakan keras ke sisi kiri gawang, tak mampu dijangkau oleh penjaga gawang lawan. Skor berubah menjadi 3-0, semakin memperkokoh posisi Vietnam.
Tekanan Vietnam tidak berhenti sampai di situ. Pada menit ke-63, tim asuhan [Nama Pelatih Vietnam, jika ada di sumber asli atau bisa diisi dengan informasi umum] ini mendapatkan hadiah penalti. Keputusan wasit diambil setelah Cong Hau dilanggar di dalam area terlarang. Duy Khang yang dipercaya sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakannya ke arah kanan gawang berhasil mengecoh kiper Myanmar, menambah pundi-pundi gol Vietnam menjadi empat.
Pesta gol Vietnam ditutup oleh pemain pengganti, Nguyen Thien Phu. Masuk ke lapangan dengan motivasi tinggi, Phu sukses mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan dari situasi sepak pojok. Gol ini menjadi penutup rangkaian gol Vietnam yang membawa mereka meraih kemenangan meyakinkan.
Dengan hasil akhir 5-0, Vietnam kini kokoh di puncak klasemen Grup A dengan raihan enam poin dari dua pertandingan. Selisih gol mereka pun sangat impresif, yaitu +7. Hasil ini juga memastikan Myanmar tersingkir dari turnamen Piala AFF U-19 2026. Pertanyaan kini tertuju pada pertandingan selanjutnya antara Indonesia melawan Timor Leste yang akan digelar pada pukul 20.00 WIB di lokasi yang sama. Akankah Indonesia mampu memberikan perlawanan yang ketat terhadap Vietnam di klasemen?
Kemenangan telak ini tidak hanya menunjukkan kekuatan tim Vietnam U-19, tetapi juga memberikan gambaran persaingan yang semakin memanas di fase grup. Myanmar, yang sebelumnya telah menelan kekalahan, harus segera mengevaluasi performa mereka dan mencari solusi untuk bangkit di masa mendatang, meskipun harapan mereka untuk melaju ke babak selanjutnya telah pupus. Para penggemar sepak bola pun menantikan bagaimana dinamika Grup A akan terus berkembang seiring berjalannya turnamen.
This article was rewritten using AI technology based on information from sport.detik.com without altering the facts of the original article.






