Pelatih Tim Nasional Belgia, Rudi Garcia, telah mengumumkan daftar 26 pemain yang akan membela The Red Devils di ajang Piala Dunia 2026, sebuah momen krusial yang menandai potensi akhir dari era kejayaan bagi sejumlah nama besar yang telah menghiasi kancah sepak bola internasional selama satu dekade terakhir. Panggilan ini diprediksi menjadi kesempatan terakhir bagi para veteran yang telah menjadi tulang punggung timnas, untuk meraih prestasi puncak di panggung dunia sebelum regenerasi penuh terjadi.
Lima punggawa yang kerap disebut sebagai bagian dari "generasi emas" Belgia, yaitu Kevin De Bruyne, Thibaut Courtois, Romelu Lukaku, Thomas Meunier, dan Axel Witsel, kembali dipanggil untuk memperkuat skuad. Kelimanya kini telah memasuki usia matang di dunia sepak bola profesional, dengan rata-rata usia di atas 32 tahun. Axel Witsel, dengan usianya yang mencapai 37 tahun, menjadi pemain tertua dalam daftar ini, menunjukkan dedikasi dan pengalaman luar biasa yang masih ia bawa ke dalam tim. Keberadaan mereka dalam skuad, meski di usia senja, menegaskan betapa krusialnya peran mereka dalam memimpin dan mentransfer pengalaman kepada generasi penerus.
Namun, Garcia tidak sepenuhnya mengandalkan skuad yang berpengalaman. Ia juga memberikan kesempatan kepada sejumlah talenta muda yang menjanjikan untuk menimba pengalaman di turnamen sebesar Piala Dunia. Nama-nama seperti kiper muda Manchester United, Senne Lammens (23 tahun), bek AC Milan Koni De Winter (23 tahun), gelandang Aston Villa Amadou Onana (24 tahun), striker Lille Matias Fernandez-Pardo (21 tahun), striker Strasbourg Diego Moreira (21 tahun), dan winger Manchester City Jeremy Doku (23 tahun) menjadi bukti nyata komitmen Belgia dalam mempersiapkan masa depan tim. Perpaduan antara pemain senior yang matang dan pemain muda yang penuh semangat diharapkan dapat menciptakan dinamika tim yang kuat dan seimbang.
Pencapaian terbaik yang pernah diraih oleh Tim Nasional Belgia di ajang Piala Dunia adalah menduduki peringkat ketiga pada edisi 2018, setelah berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 2-0. Prestasi tersebut menjadi tolok ukur kesuksesan generasi emas ini, dan kini, harapan besar tertuju pada mereka untuk mengulang atau bahkan melampaui pencapaian tersebut di Amerika Utara.
Menanggapi komposisi skuadnya, pelatih Rudi Garcia menyatakan optimisme mengenai keseimbangan yang ia ciptakan. Ia menekankan bahwa skuad yang dipilihnya merupakan perpaduan harmonis antara pemain-pemain yang kaya akan pengalaman dan talenta muda yang sedang menanjak. Menurut Garcia, tim ini dirancang dengan fondasi permainan yang solid serta mengedepankan kekompakan tim sebagai kekuatan utama. Pernyataan ini, yang dilansir dari situs resmi FIFA, menggambarkan visi pelatih dalam membangun tim yang tidak hanya mengandalkan individu berbakat, tetapi juga kekuatan kolektif.
Belgia sendiri akan memulai perjalanannya di Grup G Piala Dunia 2026, di mana mereka dijadwalkan untuk menghadapi tim-tim kuat seperti Mesir, Iran, dan Selandia Baru. Persaingan di grup ini diprediksi akan sengit, dan pengalaman para pemain veteran serta semangat juang para pemain muda akan sangat diuji.
Daftar lengkap skuad Belgia untuk Piala Dunia 2026 adalah sebagai berikut:
Penjaga Gawang:
Thibaut Courtois, Senne Lammens, Mike Penders
Pemain Belakang:
Timothy Castagne, Zeno Debast, Maxim De Cuyper, Koni De Winter, Brandon Mechele, Thomas Meunier, Nathan Ngoy, Joaquin Seys, Arthur Theate
Pemain Tengah:
Kevin De Bruyne, Amadou Onana, Nicolas Raskin, Youri Tielemans, Hans Vanaken, Axel Witsel
Pemain Depan:
Charles De Ketelaere, Jeremy Doku, Matias Fernandez-Pardo, Romelu Lukaku, Dodi Lukebakio, Diego Moreira, Alexis Saelemaekers, Leandro Trossard.
Pemilihan skuad ini mencerminkan strategi Belgia untuk memanfaatkan sisa-sisa kejayaan generasi emas mereka sambil membuka pintu bagi regenerasi. Pertaruhan besar akan ditempatkan pada kemampuan para pemain senior untuk memberikan performa terbaik di level tertinggi, serta peran pemain muda dalam memberikan energi baru dan kejutan di setiap pertandingan. Kehadiran pemain-pemain berpengalaman seperti De Bruyne dan Lukaku, yang telah membuktikan kualitasnya di klub-klub top Eropa, tentu akan menjadi daya tarik tersendiri.
Pertanyaan besar yang mengemuka adalah sejauh mana kombinasi antara pengalaman dan energi muda ini mampu membawa Belgia melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Apakah ini akan menjadi panggung terakhir bagi para "raja" generasi emas untuk mempersembahkan trofi yang selama ini menjadi impian, ataukah justru menjadi batu loncatan bagi para penerus untuk memulai era baru kejayaan Belgia? Jawabannya akan terungkap di lapangan hijau Amerika Utara.
Para penggemar sepak bola di seluruh dunia akan mengamati dengan seksama bagaimana Belgia menavigasi turnamen ini. Dengan skuad yang memadukan pemain-pemain yang telah teruji oleh waktu dan talenta-talenta muda yang haus prestasi, The Red Devils berambisi untuk meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di Piala Dunia mendatang. Dukungan penuh dari publik Belgia pun diharapkan akan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk berjuang sekuat tenaga.






