Ambisi Ganda Tim Yamaha Racing Indonesia di Sirkuit Chang International

Darus Sinatria

Yamaha Racing Indonesia (YRI) telah memancangkan target ambisius menjelang putaran kedua Asia Road Racing Championship (ARRC) yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Chang International, Buriram, Thailand, pada tanggal 8 hingga 10 Mei mendatang. Tim kebanggaan Indonesia ini bertekad mengulang kesuksesan musim lalu, yaitu meraih podium ganda di dua kelas balap yang berbeda. Tekad ini diperkuat dengan upaya berkelanjutan untuk mempertajam performa para pebalap serta menjaga sinergi dan dukungan tim yang solid.

Musim 2025 diawali dengan catatan sejarah gemilang bagi YRI di sirkuit yang sama. Pada seri pembuka yang juga diselenggarakan di Buriram, Wahyu Nugroho berhasil menorehkan prestasi perdana dengan finis di posisi teratas kelas SS600 ARRC. Prestasi ini menjadi bukti nyata perkembangan tim dan kemampuan pebalapnya. Tidak hanya di kelas SS600, kelas AP250 pun turut menghadirkan kebahagiaan bagi YRI. Candra Hermawan, yang menjalani musim perdananya secara penuh di ajang ARRC, berhasil mengamankan podium. Kenangan manis dari seri pembuka tersebut menjadi motivasi kuat bagi YRI untuk kembali mengulanginya di akhir pekan mendatang.

Memasuki seri pertama di Sepang pada pertengahan April lalu, tren positif terus dijaga. Candra Hermawan kembali membuktikan konsistensinya dengan meraih podium ketiga. Sementara itu, rekan setimnya, Muhammad Fadhil Musyavi, menunjukkan performa menjanjikan dengan finis di posisi kelima pada balapan kedua. Meski demikian, kedua pebalap ini menyadari adanya tantangan yang perlu diatasi, terutama terkait dengan hasil balapan pertama di Sepang di mana mereka tidak berhasil menyelesaikan perlombaan. Dengan pengalaman yang didapat, Wahyu Nugroho dan M. Faerozi kini bertekad untuk bangkit dan memperbaiki catatan mereka, dengan fokus utama untuk kembali bersaing di jajaran 10 besar, dan tentu saja, mengincar podium di Buriram.

Wahyu Nugroho mengungkapkan bahwa pencapaian podium ketiga pada balapan pertama di Buriram tahun lalu merupakan momen yang sangat berharga dalam perjalanan karier balapnya. Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut menjadi pemicu semangat untuk kembali naik podium di musim ini, dan ia merasa berada dalam kondisi fisik serta mental yang prima untuk mewujudkan target tersebut. Untuk meningkatkan kesiapannya menghadapi seri kedua ARRC, Wahyu juga telah mengambil bagian dalam kejuaraan All Japan Road Race Championship di awal April. Partisipasi dalam kompetisi tersebut, yang menggunakan motor Yamaha R6, dinilainya sangat membantu dalam mematangkan pengalamannya mengendalikan motor di lintasan yang kompetitif, sehingga ia merasa lebih siap secara teknis dan taktis.

Sementara itu, M. Faerozi menyatakan bahwa Sirkuit Buriram bukanlah arena yang asing baginya, bahkan ia memiliki catatan positif di sana. Ia mengenang kembali kesuksesannya pada musim 2024 saat berkompetisi di kelas AP250, di mana ia berhasil meraih kemenangan balapan dan dua kali naik podium ketiga. Dengan pengalaman dan pengetahuan mendalam mengenai karakteristik sirkuit tersebut, Faerozi bertekad untuk mengerahkan upaya ekstra guna meningkatkan performanya, khususnya di kelas SS600 yang kini menjadi tantangannya. Ia optimis bahwa dengan kerja keras dan strategi yang tepat, target podium yang lebih tinggi dapat tercapai. Kepercayaan diri Faerozi semakin bertambah melihat perkembangan motor dan dukungan tim yang terus diberikan.

Manajer Tim YRI, Wahyu Hidayat, turut menegaskan pentingnya seri Buriram bagi tim. Ia menyatakan bahwa tim telah melakukan evaluasi mendalam terhadap performa di seri-seri sebelumnya, baik di ARRC maupun kompetisi lain yang diikuti oleh para pebalap. Fokus utama adalah mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, mulai dari setelan motor, strategi balap, hingga fisik dan mental para pebalap. Dukungan dari seluruh elemen tim, mulai dari mekanik, tim logistik, hingga jajaran manajemen, diharapkan dapat menciptakan atmosfer yang kondusif bagi para pebalap untuk tampil maksimal.

"Kami melihat potensi besar pada Wahyu dan Faerozi untuk bersaing di papan atas kelas SS600," ujar Wahyu Hidayat. "Mereka telah menunjukkan peningkatan yang signifikan, dan kami yakin dengan persiapan yang matang, keduanya mampu meraih hasil terbaik di Buriram. Ini bukan hanya tentang podium, tetapi juga tentang bagaimana mereka dapat terus belajar dan berkembang sebagai pebalap profesional di kancah internasional."

Selain itu, YRI juga memberikan perhatian serius pada pengembangan pebalap muda di kelas AP250. Meskipun belum disebutkan secara spesifik siapa saja yang akan turun di kelas ini pada seri Buriram, tim berkomitmen untuk terus memberikan kesempatan dan pembinaan bagi talenta-talenta muda yang berpotensi. Keberhasilan Candra Hermawan di musim perdananya menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat dapat menghasilkan pebalap yang kompetitif.

Dengan semangat juang yang tinggi dan persiapan yang matang, Yamaha Racing Indonesia optimis dapat kembali mengukir prestasi membanggakan di Sirkuit Chang International, Buriram. Target podium ganda bukan sekadar angan-angan, melainkan sebuah tujuan yang didukung oleh kerja keras, determinasi, dan sinergi seluruh tim. Para penggemar balap Indonesia tentu akan menantikan aksi gemilang dari para perwakilan bangsa di salah satu sirkuit paling bergengsi di Asia.

Also Read

Tags