Al Nassr Raih Gelar Liga, Ronaldo Gagal Pertahankan Dominasi Pencetak Gol Terbanyak

Darus Sinatria

Kemenangan dramatis Al Nassr di pentas Saudi Pro League musim 2025/2026 tak serta merta melengkapi sorotan individu Cristiano Ronaldo. Meskipun berhasil mengantarkan klubnya meraih supremasi liga, sang megabintang asal Portugal harus merelakan gelar pencetak gol terbanyak yang sempat ia genggam dua musim beruntun. Perjuangan di laga pamungkas melawan Damac, yang berakhir dengan skor meyakinkan 4-1 untuk kemenangan The Global Club, memang berujung pada pesta juara. Dua gol yang dicetak Ronaldo dalam pertandingan tersebut menjadi bukti ketajamannya yang tak pernah pudar, namun angka totalnya di akhir musim tidak cukup untuk menempatkannya di posisi teratas daftar pemburu gol.

Kemenangan ini mengukuhkan posisi Al Nassr di puncak klasemen dengan raihan 86 poin, menyisakan Al Hilal yang tertinggal dua poin di posisi kedua. Gelar ini menjadi torehan bersejarah bagi Al Nassr, yang pertama kali mereka raih sejak tahun 2019. Bagi Ronaldo, ini adalah trofi liga perdananya sejak memutuskan bergabung dengan klub asal Riyadh pada tahun 2023. Sebuah pencapaian yang tentu saja membanggakan, namun di sisi lain, ia harus menerima kenyataan bahwa tahta top skor yang pernah ia taklukkan harus bergeser.

Sepanjang musim 2025/2026 di Liga Arab Saudi, Ronaldo berhasil mengemas total 28 gol. Angka tersebut menempatkannya di peringkat ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak. Posisi teratas ditempati oleh Julian Quinones, penyerang Al Qadisiyah, yang berhasil mengumpulkan 33 gol dan berhak menyandang gelar Sepatu Emas musim ini. Di bawah Quinones, berdiri Ivan Toney dari Al Ahli dengan koleksi 32 gol. Kegagalan mempertahankan gelar top skor ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi Ronaldo, mengingat dua musim sebelumnya ia mendominasi daftar tersebut. Pada musim 2023/2024, ia menyabet Sepatu Emas dengan 35 gol, dan pada musim berikutnya, ia kembali menjadi yang tersubur di liga dengan 25 gol.

Meskipun harus merelakan gelar individu pencetak gol terbanyak, catatan gol Ronaldo di Liga Arab Saudi secara keseluruhan tetaplah impresif. Dengan tambahan dua gol di laga penutup musim, kini total ia telah mengemas 102 gol untuk Al Nassr di kompetisi liga. Angka ini hanya terpaut satu gol dari rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Al Nassr, yaitu Mohammad Al Sahlawi, yang telah mencatatkan 103 gol. Perburuan rekor individu ini diprediksi akan semakin memanas di musim-musim mendatang, seiring dengan ambisi Ronaldo untuk terus mengukir sejarah bersama klub barunya.

Daftar pencetak gol terbanyak Saudi Pro League musim 2025/2026 sendiri menampilkan persaingan yang ketat di papan atas. Julian Quinones dari Al Qadisiyah memimpin dengan 33 gol, diikuti oleh Ivan Toney dari Al Ahli yang mencetak 32 gol. Cristiano Ronaldo berada di posisi ketiga dengan 28 gol. Di belakangnya, terdapat Roger Martinez dari Al Taawon dengan 23 gol, dan rekan setim Ronaldo di Al Nassr, Joao Felix, melengkapi lima besar dengan 20 gol. Keberhasilan Al Nassr meraih gelar liga dengan kontribusi gol dari para pemainnya, termasuk Ronaldo, menunjukkan kekuatan tim secara keseluruhan.

Kisah musim ini bagi Al Nassr adalah tentang keberhasilan kolektif, sebuah kemenangan tim yang diraih melalui kerja keras dan kolaborasi. Meskipun Ronaldo tidak mampu menyabet gelar individu pencetak gol terbanyak, perannya dalam kemenangan liga tidak dapat diremehkan. Gol-golnya, assistnya, dan kepemimpinannya di lapangan telah menjadi pilar penting bagi Al Nassr untuk meraih gelar yang telah lama dinantikan. Pengalaman dan mentalitas juara yang dibawa oleh Ronaldo tentu menjadi aset berharga bagi tim yang sedang membangun dominasi di kancah sepak bola Arab Saudi.

Secara lebih luas, persaingan di Saudi Pro League semakin memanas dengan kehadiran pemain-pemain bintang dunia. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas liga, tetapi juga memicu persaingan individu yang lebih sengit. Bagi Ronaldo, tantangan untuk tetap berada di puncak, baik dalam hal performa tim maupun pencapaian individu, akan terus ada. Kehilangan Sepatu Emas musim ini mungkin menjadi motivasi tambahan baginya untuk kembali membuktikan diri di musim depan, sekaligus membantu Al Nassr mempertahankan gelar liga dan meraih prestasi yang lebih tinggi di kompetisi lainnya.

Pertandingan pamungkas melawan Damac tidak hanya menjadi penentu gelar juara, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi perjalanan Al Nassr di musim ini. Keberhasilan meraih gelar liga merupakan bukti nyata dari perkembangan tim di bawah arahan pelatih Jorge Jesus. Kombinasi antara talenta lokal dan pemain asing berkualitas, termasuk Ronaldo, telah membentuk skuad yang solid dan memiliki mentalitas juara. Kemenangan ini membuka lembaran baru bagi Al Nassr, dan Ronaldo berada di garis depan dalam upaya klub untuk meraih kejayaan yang lebih besar lagi. Perjalanan menuju rekor pencetak gol terbanyak Al Nassr juga masih terbuka lebar, menambah dimensi lain pada kiprahnya yang penuh prestasi.

Also Read

Tags