Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mengungkap beberapa alasan di balik pesatnya pemanfaatan QRIS sebagai sarana pembayaran digital di Indonesia.
Menurut Gibran, salah satu faktor utama yang mempercepat laju adopsi sistem pembayaran buatan anak negeri ini adalah kontribusi dari generasi muda, khususnya generasi Z.
Generasi Z, yang sejak kecil telah akrab dengan dunia maya dan teknologi, disebut-sebut memiliki tingkat adaptasi tinggi terhadap segala bentuk inovasi digital.
“Yang menarik, ternyata masifnya penggunaan Qris juga didukung oleh peran Gen Z, generasi yang tumbuh besar di era digital,” ujar Gibran di kanal YouTube resminya, dikutip Minggu (18/5/2025).
Oleh karena itu, Gibran menyampaikan apresiasinya kepada para pengguna dan pihak-pihak yang mampu menyesuaikan diri dengan sistem pembayaran berbasis kode QR ini. Menurutnya, hal tersebut secara tidak langsung ikut berkontribusi dalam mendorong kemajuan teknologi buatan dalam negeri.
“Terima kasih karena kecepatan dan kemampuan kalian dalam mengadopsi teknologi baru memberi manfaat terhadap pengembangan produk teknologi dalam negeri kita,” tambahnya.
Sebelumnya, Bank Indonesia mencatat bahwa nilai transaksi digital melalui QRIS terus mengalami pertumbuhan signifikan. Pada tiga bulan pertama tahun 2025, volume transaksi meningkat tajam hingga 169,15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY).
Hingga akhir kuartal I 2025, jumlah pengguna QRIS tercatat mencapai 56,3 juta orang, dengan total frekuensi transaksi menyentuh angka 2,6 miliar kali.
Dari sisi nilai ekonomi, volume nominal transaksi telah menembus angka Rp252,1 triliun, dengan dukungan dari 38,1 juta pelaku usaha yang telah menerima QRIS sebagai metode pembayaran.






