Data Desil Salah? Ini 7 Cara Ampuh Kembali Dapat PKH & BPNT Juli 2025

Sahrul

Banyak masyarakat mengeluhkan tidak lagi menerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sejak pertengahan tahun ini. Salah satu penyebab utamanya adalah kesalahan dalam penentuan desil data kesejahteraan pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Padahal, desil adalah indikator penting yang digunakan pemerintah untuk memetakan tingkat kesejahteraan masyarakat. Kesalahan dalam data ini bisa membuat keluarga yang sebenarnya layak menerima bantuan justru dicoret dari daftar penerima. Jika kamu mengalami hal ini, jangan khawatir. Berikut 7 cara ampuh agar kamu bisa kembali mendapatkan PKH dan BPNT tahap Juli 2025.

1. Pahami Apa Itu Data Desil

Desil adalah pengelompokan data masyarakat dalam sepuluh tingkat (desil 1 hingga desil 10), yang menggambarkan kondisi ekonomi suatu keluarga. Desil 1 menunjukkan keluarga dengan kondisi ekonomi paling miskin, sementara desil 10 adalah yang paling sejahtera. Hanya masyarakat pada desil 1 hingga 4 yang berhak menerima bansos seperti PKH dan BPNT.

Jika kamu berada di desil 5 ke atas, maka sistem akan otomatis menolak pencairan bansos.

2. Cek Status Data DTKS Secara Mandiri

Langkah awal adalah melakukan pengecekan apakah nama kamu masih tercatat di DTKS atau tidak. Cara ceknya mudah:

  • Kunjungi situs resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan nama lengkap, wilayah tempat tinggal, dan kode captcha
  • Klik “Cari Data” untuk melihat status penerimaan

Jika data tidak muncul atau tidak akurat, artinya perlu dilakukan pembaruan.

3. Datangi Kantor Desa atau Kelurahan

Langkah selanjutnya adalah mendatangi kantor desa atau kelurahan setempat untuk menyampaikan keluhan. Bawa dokumen penting seperti:

  • KTP dan KK asli serta fotokopi
  • Surat keterangan tidak mampu (jika ada)
  • Bukti penolakan bansos (jika sempat menerima)

Sampaikan bahwa data desil kamu salah dan mohon untuk dilakukan verifikasi ulang atau pengajuan pembaruan DTKS.

4. Minta Pendamping PKH Membantu

Setiap desa/kelurahan memiliki pendamping sosial PKH yang bertugas mengelola data dan mendampingi proses verifikasi. Mereka bisa membantu:

  • Mengajukan perbaikan data desil
  • Melakukan survey ulang kondisi rumah dan keluarga
  • Menghubungkan ke Dinas Sosial kabupaten/kota

Pendamping juga memiliki akses sistem untuk menyarankan kamu sebagai kandidat penerima bansos kembali.

5. Lakukan Perbaikan Data di Dukcapil

Salah satu penyebab data tidak valid bisa jadi berasal dari kesalahan administrasi kependudukan, seperti NIK tidak padan, data KK tidak sinkron, atau alamat tidak sesuai. Segera lakukan:

  • Pembaruan NIK dan KK di Dinas Dukcapil setempat
  • Sinkronisasi data antara Dukcapil dan DTKS

Data yang akurat dari Dukcapil akan memperkuat pengajuan ulang ke sistem DTKS.

6. Minta Direkomendasikan RT/RW dan Tokoh Masyarakat

Jika kamu sudah tidak menerima bantuan padahal kondisi ekonomi masih sulit, mintalah dukungan dari RT/RW atau tokoh masyarakat setempat. Mereka dapat membuat surat rekomendasi yang menyatakan bahwa kamu layak masuk kategori penerima bansos berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan.

Surat rekomendasi ini bisa dilampirkan saat mengajukan perbaikan DTKS ke kelurahan atau pendamping PKH

7. Ajukan Ulang ke DTKS di Periode Pembaruan

Pemerintah biasanya membuka periode pembaruan DTKS secara berkala, biasanya setiap tiga bulan. Pastikan kamu:

  • Mengetahui jadwal pembukaan DTKS di desa/kelurahan
  • Siapkan semua dokumen dan bukti pendukung
  • Ikuti prosedur pendaftaran ulang dengan tertib

Jika pengajuan diterima dan masuk dalam desil 1–4, maka bantuan seperti PKH dan BPNT bisa kembali cair di periode berikutnya.

Kesimpulan

Kesalahan desil bukan akhir dari segalanya. Dengan mengetahui cara mengatasinya, kamu tetap bisa mengupayakan agar bantuan sosial tetap diterima. Jangan diam jika kamu merasa data tidak sesuai—karena setiap keluarga yang layak punya hak untuk dibantu.

Ingat, bansos PKH dan BPNT tahap Juli 2025 masih berlangsung. Segera cek data dan ajukan perbaikan sebelum periode penyaluran berakhir!

Also Read

Tags