Gran Max Pimpin Penjualan Daihatsu, Varian LCGC Tak Lagi Dominan

Ricky Bastian

PT Astra Daihatsu Motor mengumumkan capaian penjualan yang mengesankan di bulan Mei 2026. Total penjualan ritel mencapai 12.531 unit, menandai pertumbuhan signifikan sebesar 25% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Tren positif ini menunjukkan daya tarik produk Daihatsu yang terus meningkat di pasar otomotif Indonesia.

Yang menarik dari laporan performa bulan Mei 2026 adalah pergeseran tren di jajaran produk terlaris Daihatsu. Berbeda dengan asumsi umum yang mungkin mengira kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) seperti Daihatsu Ayla atau Sigra akan mendominasi, justru model lain yang tampil sebagai primadona. Fenomena ini memberikan gambaran menarik mengenai preferensi konsumen yang semakin beragam.

Selama periode Januari hingga Mei 2026, Daihatsu berhasil membukukan angka penjualan kumulatif sebanyak 59.484 unit. Angka ini menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri otomotif nasional. Penting untuk dicatat bahwa sekitar 99% dari total kendaraan Daihatsu yang beredar di Indonesia merupakan produk yang dihasilkan oleh pabrik lokal. Hal ini menunjukkan komitmen kuat Daihatsu dalam memberdayakan industri otomotif dalam negeri sekaligus menghadirkan kendaraan yang selaras dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Indonesia.

Dalam kategori mobil penumpang, segmen LCGC yang diwakili oleh Daihatsu Sigra dan Ayla, berhasil menyumbangkan sekitar 17.893 unit penjualan ritel hingga bulan Mei 2026. Kontribusi ini setara dengan 30% dari total penjualan Daihatsu pada periode tersebut. Perolehan ini menunjukkan bahwa kendaraan ekonomis dan efisien bahan bakar ini tetap menjadi pilihan yang relevan bagi sebagian besar konsumen Indonesia, terutama bagi mereka yang mencari kendaraan pertama atau solusi transportasi keluarga yang terjangkau.

Sementara itu, SUV andalan Daihatsu, Terios, mencatatkan angka penjualan yang tidak kalah impresif, yakni sebanyak 6.063 unit. Model ini berkontribusi sekitar 10% terhadap total penjualan Daihatsu. Kehadiran Terios di pasar SUV memberikan pilihan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan kemampuan lebih baik di berbagai medan jalan, sekaligus tetap mengedepankan aspek fungsionalitas dan kenyamanan.

Selain kedua segmen tersebut, model-model lain seperti Xenia, Rocky, Sirion, dan Luxio secara kolektif berhasil menyumbangkan sekitar 5.000 unit penjualan. Kelompok model ini, meskipun tidak mencapai angka penjualan sebesar LCGC atau Terios, tetap berperan penting dalam melengkapi portofolio produk Daihatsu, menawarkan beragam pilihan bagi konsumen dengan kebutuhan dan selera yang berbeda. Kontribusi gabungan dari model-model ini mencapai sekitar 9% dari total penjualan.

Namun, sorotan utama dalam laporan penjualan Mei 2026 tertuju pada segmen mobil komersial, khususnya Daihatsu Gran Max. Model ini secara konsisten membuktikan diri sebagai tulang punggung penjualan Daihatsu, terutama di segmen kendaraan niaga ringan yang menjadi andalan para pelaku usaha. Gran Max Series berhasil menjadi primadona di bulan lalu, mengungguli varian mobil penumpang dalam hal kontribusi terhadap total penjualan.

Secara rinci, Gran Max Pick Up berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 20.294 unit, memberikan kontribusi signifikan sebesar 34% terhadap total penjualan Daihatsu. Angka ini menunjukkan tingginya permintaan terhadap kendaraan niaga yang tangguh dan andal untuk mendukung operasional bisnis berbagai skala. Di sisi lain, Gran Max Mini Bus juga tidak kalah memikat dengan total penjualan mencapai 10.160 unit, menyumbang sekitar 17%. Kombinasi kedua varian Gran Max ini secara total menyumbang sebesar 51% dari seluruh penjualan Daihatsu di bulan Mei 2026, sebuah pencapaian luar biasa yang menegaskan dominasi model ini di segmennya.

Menanggapi performa positif ini, Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pelanggan. Ia menyatakan, "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang terus memilih produk Daihatsu sebagai solusi mobilitas yang berkelanjutan baik di segmen ritel maupun fleet."

Sri Agung menambahkan bahwa performa penjualan yang gemilang ini tidak lepas dari jangkauan konsumen yang luas. Produk Daihatsu berhasil menjangkau berbagai segmen pasar, mulai dari wilayah perkotaan yang dinamis hingga daerah pedesaan atau remote area. Menariknya, kontribusi dari pasar rural atau remote area ini bahkan dilaporkan dapat mencapai lebih dari 40%, yang berarti lebih tinggi dibandingkan rata-rata pasar otomotif nasional. Hal ini menjadi motivasi bagi Daihatsu untuk terus berinovasi dan menghadirkan kendaraan serta layanan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di seluruh penjuru Indonesia.

Lebih lanjut, Sri Agung menekankan komitmen Daihatsu dalam menyediakan solusi mobilitas yang berkelanjutan tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui dukungan purnajual yang komprehensif. Daihatsu didukung oleh jaringan purnajual yang sangat luas, mencakup 250 outlet resmi, 170 bengkel resmi, 320 armada Dynamic Service (DMS) yang siap melayani di berbagai lokasi, serta 3.320 toko suku cadang (part shop). Jaringan yang tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia ini menjadi bukti nyata keseriusan Daihatsu dalam memastikan kepuasan pelanggan dan kemudahan akses terhadap layanan servis maupun suku cadang. Komitmen ini diharapkan dapat semakin memperkuat loyalitas pelanggan dan mendorong pertumbuhan penjualan di masa mendatang.

Also Read

Tags