Dominasi Inggris Mengukir Sejarah di Liga Konferensi Eropa: Crystal Palace Jadi Juara Terkini

Darus Sinatria

Kemenangan Crystal Palace di ajang UEFA Europa Conference League 2025/2026 menandai babak baru bagi sepak bola Inggris di kancah Eropa. The Eagles berhasil mengukuhkan diri sebagai kampiun setelah menundukkan Rayo Vallecano dengan skor tipis 1-0 dalam partai puncak yang diselenggarakan di Red Bull Arena, Leipzig, Jerman. Prestasi gemilang ini semakin menegaskan superioritas klub-klub Inggris dalam kompetisi kasta ketiga Eropa tersebut, yang baru bergulir sejak tahun 2021.

Keberhasilan Crystal Palace menambah deretan gelar bagi wakil Inggris di kompetisi yang dirancang oleh UEFA untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi berbagai klub Eropa untuk bersaing di pentas internasional. Dari lima musim penyelenggaraan, tiga di antaranya berhasil direngkuh oleh klub-klub dari Negeri Ratu Elizabeth. Sebelumnya, West Ham United telah lebih dulu mencicipi manisnya gelar juara pada tahun 2023, diikuti oleh Chelsea yang berhasil meraih trofi pada edisi 2025.

Konsep di balik penciptaan Liga Konferensi Eropa memang bertujuan untuk mendemokratisasi kompetisi Eropa. Dibentuk pada tahun 2021, kompetisi ini menempati posisi ketiga dalam hierarki turnamen antarklub Eropa, berada di bawah Liga Champions dan Liga Europa. Harapannya adalah agar lebih banyak tim dari berbagai negara memiliki panggung untuk unjuk gigi di kancah benua. Saat ini, format kompetisi tersebut melibatkan fase liga yang diikuti oleh 36 tim, dilanjutkan dengan fase gugur yang melibatkan 24 kontestan. Juara dari turnamen ini secara otomatis akan mendapatkan tiket promosi ke Liga Europa di musim berikutnya, kecuali jika mereka sudah memastikan diri lolos ke Liga Champions melalui performa impresif di liga domestik mereka.

Perjalanan kompetisi yang baru berusia lima tahun ini telah mencatat beberapa momen penting. AS Roma menjadi tim pertama yang berhasil mengangkat trofi Liga Konferensi Eropa pada tahun 2022. Di bawah komando pelatih kawakan, Jose Mourinho, tim Giallorossi sukses mengalahkan Feyenoord dengan skor 1-0 dalam laga final yang digelar di Tirana, Albania. Setahun berselang, giliran West Ham United yang mencatatkan namanya dalam sejarah dengan mengalahkan ACF Fiorentina 2-1 di Praha. Pada tahun 2024, Yunani patut berbangga setelah Olympiacos berhasil membawa pulang gelar juara, mengalahkan Fiorentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu di Athena.

Dominasi Inggris semakin terasa pada edisi 2025, ketika Chelsea tampil perkasa dengan menghancurkan Real Betis 4-1 di partai final. Kemenangan tersebut tercatat sebagai margin skor terbesar dalam sejarah final Liga Konferensi Eropa. Namun, di balik gemerlap para juara, terselip kisah pilu bagi ACF Fiorentina. Klub asal Italia ini menjadi tim yang paling sering merasakan getirnya kekalahan di final, yaitu pada dua kesempatan berbeda, tahun 2023 dan 2024. Kontras dengan Fiorentina, klub-klub Inggris justru menunjukkan performa paling konsisten, berhasil mengoleksi total tiga gelar dari lima edisi yang telah diselenggarakan.

Berikut adalah daftar lengkap para juara UEFA Conference League sejak pertama kali digelar:

Musim 2021/2022: AS Roma (1-0 vs Feyenoord)
Musim 2022/2023: West Ham United (2-1 vs ACF Fiorentina)
Musim 2023/2024: Olympiacos (1-0 aet vs ACF Fiorentina)
Musim 2024/2025: Chelsea (4-1 vs Real Betis)
Musim 2025/2026: Crystal Palace (1-0 vs Rayo Vallecano)

Keberhasilan Crystal Palace tidak hanya sekadar meraih sebuah gelar, namun juga menjadi bukti nyata bahwa klub-klub Inggris memiliki kapasitas untuk bersaing dan mendominasi di berbagai level kompetisi Eropa. Dengan semakin bertambahnya wakil Inggris di daftar kampiun, Liga Konferensi Eropa diprediksi akan semakin menarik dan kompetitif di masa mendatang.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from sport.detik.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags