Liverpool harus menelan pil pahit dalam lawatannya ke markas Aston Villa di Villa Park, Birmingham, pada Sabtu (16/5) dini hari WIB, dengan skor akhir 2-4. Namun, yang lebih merisaukan bagi kubu The Reds adalah absennya salah satu aset terpenting mereka, Alexander Isak. Penyerang yang didatangkan dengan banderol fantastis ini rupanya kembali dibekap masalah cedera, menambah daftar panjang problematika fisik yang dialaminya musim ini.
Manajer Liverpool, Arne Slot, secara gamblang menjelaskan bahwa Isak mengalami kembali gangguan ringan yang membuat tim pelatih memutuskan untuk tidak mengambil risiko dengan memainkannya. Keputusan ini diambil demi kebaikan jangka panjang sang pemain, mengingat riwayat cederanya yang cukup mengkhawatirkan. Isak, yang didatangkan dari klub sebelumnya dengan nilai transfer mencapai Rp 2,8 triliun di awal musim, memang telah melalui periode sulit. Ia sempat mengalami cedera parah berupa patah kaki sejak bulan Desember lalu, yang membuatnya harus menepi cukup lama dari lapangan hijau.
Setelah berjuang keras untuk pulih, penyerang asal Swedia ini baru saja kembali merumput bulan lalu. Namun, perjalanannya belum sepenuhnya mulus. Sebelum pertandingan melawan Aston Villa, Isak juga sempat terpaksa absen membela Liverpool ketika bertandang ke markas Manchester United karena mengalami masalah pada otot adduktornya. Kondisi ini tentu saja menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran di kalangan penggemar maupun pengamat sepak bola mengenai kebugaran sang striker.
Menanggapi hal ini, Arne Slot meminta semua pihak untuk memberikan pengertian dan kesabaran. Ia menekankan bahwa Isak baru saja melewati masa pemulihan yang panjang dari cedera serius. Oleh karena itu, sangat wajar jika tubuhnya masih membutuhkan adaptasi dan belum sepenuhnya siap untuk kembali ke level performa tertinggi dengan intensitas pertandingan Liga Premier yang sangat tinggi.
Meskipun demikian, Arne Slot masih menyimpan secercah harapan bahwa Alexander Isak dapat kembali diturunkan dalam pertandingan terakhir Liverpool di Liga Inggris musim ini melawan Brentford, yang akan digelar pekan depan. Ia menyatakan bahwa peluang tersebut tetap terbuka lebar. Slot mengingatkan kembali kepada semua orang bahwa Isak telah melewatkan seluruh sesi pramusim bersama tim, yang merupakan fase krusial untuk membangun kebugaran dan kekuatan fisik. Ditambah lagi dengan cedera patah kaki yang dialaminya, proses pemulihannya tentu memakan waktu dan memerlukan penanganan yang ekstra hati-hati.
Manajer asal Belanda itu mengungkapkan bahwa tim telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengelola kondisi Isak dengan penuh kehati-hatian. Situasi ini semakin mendesak mengingat striker utama tim di posisi nomor 9 lainnya, Hugo Ekitike, juga mengalami cedera yang cukup lama, sehingga membuat kehadiran Isak menjadi semakin vital bagi kekuatan lini serang Liverpool. "Kami telah berusaha sehati-hati mungkin dalam menangani kondisinya, mengingat penyerang nomor 9 kami yang lain, Hugo Ekitike, absen dalam waktu yang sangat lama, sehingga kami semakin membutuhkannya," ujar Slot.
Ia melanjutkan, bahwa tidak seharusnya menjadi sebuah kejutan jika seorang pemain yang absen dalam pramusim, kemudian mengalami cedera patah kaki, bisa saja mengalami cedera ringan lainnya ketika dipaksa bermain di pertandingan Liga Premier dengan tingkat intensitas yang begitu tinggi. "Kami telah berusaha sehati-hati mungkin, tetapi saya rasa tidak akan mengejutkan siapa pun jika Anda melewatkan pramusim, lalu patah kaki, bahwa cedera ringan bisa terjadi jika Anda harus langsung bermain di pertandingan Liga Premier dengan intensitas seperti itu," tuturnya.
Arne Slot mengakui bahwa ini merupakan nasib buruk bagi Isak, terutama di saat-saat krusial kepulangannya ke lapangan. Cederanya Hugo Ekitike membuat Liverpool semakin membutuhkan kontribusinya. Slot berharap Isak dapat segera kembali berlatih bersama tim sepanjang minggu ini, namun ia tidak bisa memberikan jaminan pasti mengenai ketersediaannya. Pernyataan ini menggarisbawahi kompleksitas penanganan cedera pemain, terutama di tengah jadwal padat dan kebutuhan mendesak tim. Para penggemar Liverpool tentu berharap Isak dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali menunjukkan performa gemilangnya, serta terhindar dari cedera-cedera yang mengganggu.






