Gemerlap kompetisi sepak bola Italia kembali diwarnai oleh perhelatan final Coppa Italia yang menegangkan. Musim ini, Inter Milan berhasil mengukuhkan diri sebagai juara, menambah catatan manis dalam lemari trofi mereka menjadi sepuluh gelar. Namun, pencapaian gemilang ini belum cukup untuk menggusur posisi Juventus, klub yang hingga kini masih kokoh bertengger di puncak daftar pengoleksi gelar terbanyak.
Kemenangan dramatis Inter Milan diraih melalui pertandingan final yang digelar di Stadion Olimpico, Roma, pada Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, tim besutan Simone Inzaghi ini berhasil menaklukkan Lazio dengan skor 2-0. Gol pembuka keunggulan Inter dicetak melalui gol bunuh diri pemain Lazio, Adam Marusic, pada menit ke-14, sebelum akhirnya Lautaro Martinez menggandakan kedudukan pada menit ke-35.
Prestasi ini semakin melengkapi musim yang luar biasa bagi Inter Milan. Pasalnya, beberapa pekan sebelumnya, mereka telah lebih dulu memastikan gelar juara Serie A, yang berarti Inter berhasil mengukir sejarah dengan meraih double winners untuk kompetisi domestik. Pencapaian ini menjadi yang pertama bagi Nerazzurri sejak musim 2009/2010, menandakan kebangkitan mereka sebagai kekuatan dominan di kancah Italia.
Lebih jauh lagi, gelar Coppa Italia kali ini menjadi yang ketiga bagi Inter dalam kurun waktu enam tahun terakhir. Ini juga merupakan trofi pertama mereka sejak tahun 2023. Catatan impresif lainnya adalah rekor sempurna Inter dalam lima penampilan terakhir mereka di partai puncak Coppa Italia, di mana mereka selalu berhasil keluar sebagai juara. Rentetan kemenangan di final ini terjadi pada musim 2010, 2011, 2022, 2023, dan yang terbaru di tahun 2026.
Dengan tambahan satu trofi ini, Inter Milan secara resmi telah melampaui AS Roma dalam daftar tim dengan koleksi gelar Coppa Italia terbanyak kedua. Saat ini, Inter memegang sepuluh gelar, sementara Roma berada di posisi ketiga dengan sembilan trofi. Namun, takhta tertinggi masih menjadi milik Juventus, yang memegang rekor fenomenal dengan lima belas gelar. Gelar terakhir yang diraih oleh Juventus di kompetisi ini adalah pada tahun 2024.
Di bawah kedua klub raksasa tersebut, Lazio menempati posisi keempat dengan koleksi tujuh gelar. Menyusul kemudian adalah Fiorentina dan Napoli, yang sama-sama mengoleksi enam gelar. Torino dan AC Milan, dua klub bersejarah Italia lainnya, masing-masing memiliki lima gelar.
Daftar lengkap perolehan gelar Coppa Italia menunjukkan betapa ketatnya persaingan di ajang piala domestik Italia ini selama bertahun-tahun. Juventus dengan 15 gelar menjadi yang tersukses, diikuti oleh Inter Milan (10 gelar) dan AS Roma (9 gelar). Lazio (7 gelar) membuktikan konsistensinya, sementara Fiorentina dan Napoli (masing-masing 6 gelar) juga menjadi langganan tim kuat. Torino dan AC Milan (masing-masing 5 gelar) melengkapi daftar tim-tim dengan perolehan gelar signifikan.
Tabel perolehan gelar ini memberikan gambaran visual yang jelas mengenai dominasi beberapa klub dalam sejarah Coppa Italia. Juventus, dengan selisih yang cukup signifikan, menempatkan diri mereka sebagai penguasa mutlak kompetisi ini. Inter Milan, dengan kemenangan terbarunya, semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu tim tersukses, sekaligus menjadi pesaing kuat bagi Juventus di masa mendatang.
Di luar tim-tim yang telah disebutkan, masih ada beberapa klub lain yang pernah mencicipi manisnya gelar juara Coppa Italia, meskipun dengan jumlah yang lebih sedikit. Sampdoria tercatat pernah meraih empat gelar. Bologna dan Parma masing-masing mengoleksi tiga gelar. Sementara itu, terdapat pula nama-nama klub seperti Vado, Genoa, Venezia, Atalanta, dan Vicenza, yang masing-masing hanya pernah meraih satu gelar, menandakan keberhasilan mereka sebagai tim kuda hitam yang mampu mengejutkan di ajang piala ini.
Perhelatan Coppa Italia bukan hanya sekadar kompetisi adu gengsi antar klub, melainkan juga menjadi ajang pembuktian kualitas dan sejarah panjang sepak bola Italia. Dominasi Juventus yang masih berlanjut, serta kebangkitan Inter Milan yang semakin menguat, menjanjikan persaingan yang semakin memanas di musim-musim mendatang. Penggemar sepak bola Italia tentu menantikan bagaimana peta persaingan di puncak klasemen perolehan gelar ini akan berubah di masa depan, seiring dengan semangat juang dan ambisi setiap tim untuk meraih kejayaan di ajang yang paling bergengsi di Italia ini.
Kemenangan Inter Milan di final ini tidak hanya menambah jumlah trofi mereka, tetapi juga memberikan dorongan moral yang signifikan bagi tim dan para pendukungnya. Perasaan euforia yang menyelimuti kubu Inter Milan adalah bukti nyata betapa berharganya setiap gelar yang diraih. Dengan perolehan sepuluh gelar, Inter kini berada di jalur yang tepat untuk menantang rekor Juventus di masa depan, sebuah narasi yang akan terus menarik untuk diikuti oleh para pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Sebagai penutup, daftar juara Coppa Italia yang telah tersaji ini merupakan cerminan dari dinamika kompetisi sepak bola Italia yang kaya akan sejarah dan rivalitas. Setiap gelar yang diraih oleh tim-tim tersebut memiliki cerita dan perjuangan tersendiri, yang pada akhirnya membentuk legenda dan tradisi dalam kancah sepak bola Italia.






