Memasuki bulan Juni 2025, pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) khusus bagi kelompok lanjut usia (lansia) sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial nasional. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban hidup para lansia yang masuk kategori keluarga tidak mampu atau rentan secara ekonomi. Besaran bantuan mencapai Rp300 ribu per bulan, dan penyalurannya dilakukan melalui beberapa skema resmi yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat maupun daerah.
Bagi masyarakat yang memiliki keluarga lansia, penting untuk segera mengecek status pencairan dana bansos ini agar dapat segera digunakan untuk kebutuhan pokok seperti makanan, obat-obatan, dan perawatan harian. Berikut ini panduan lengkap untuk memahami proses penyaluran, syarat penerima, serta cara cek pencairan Bansos Lansia periode Juni 2025.
Apa Itu Bansos Lansia?
Bansos Lansia merupakan program bantuan tunai yang dialokasikan kepada warga lanjut usia yang berusia 60 tahun ke atas dan tergolong dalam keluarga miskin atau rentan miskin. Program ini merupakan bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos).
Tujuan dari bantuan ini adalah memberikan dukungan finansial agar lansia dapat memenuhi kebutuhan dasar serta hidup dengan lebih layak dan bermartabat, khususnya bagi mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap, keluarga penopang, atau tinggal sendiri.
Setiap lansia yang masuk dalam daftar penerima bansos PKH akan mendapatkan bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan, yang disalurkan dalam empat tahap sepanjang tahun, termasuk pada bulan Juni 2025 ini.
Syarat Penerima Bansos Lansia
Tidak semua lansia otomatis mendapatkan bantuan ini. Pemerintah telah menetapkan beberapa kriteria penerima bansos lansia, yaitu:
- Berusia minimal 60 tahun
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
- Tidak memiliki penghasilan tetap atau tergolong dalam rumah tangga miskin
- Tidak tinggal di panti jompo atau lembaga pelayanan sosial milik negara
- Tidak sedang menerima bantuan sosial ganda dari program lain, seperti BLT Dana Desa atau BPNT, kecuali jika memang layak menerima
Jika Anda atau anggota keluarga memenuhi kriteria tersebut, maka besar kemungkinan akan terdaftar sebagai calon penerima bansos lansia.
Jadwal dan Skema Pencairan Bansos Juni 2025
Penyaluran dana bansos lansia dilakukan oleh Kementerian Sosial melalui Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, atau melalui PT Pos Indonesia, tergantung lokasi dan metode yang dipilih oleh pemerintah daerah.
Untuk periode Juni 2025, pencairan dilakukan mulai tanggal 10 hingga 25 Juni, secara bertahap berdasarkan wilayah dan kesiapan bank penyalur atau kantor pos setempat.
Beberapa daerah sudah mulai menyalurkan bansos lebih awal, sementara daerah lain menyesuaikan dengan update data dari DTKS. Oleh karena itu, penting bagi penerima untuk aktif memantau status pencairan melalui kanal resmi yang tersedia.
Cara Cek Pencairan Dana Bansos Lansia Juni 2025
Untuk memastikan apakah dana bantuan sudah cair, masyarakat bisa melakukan pengecekan melalui beberapa cara berikut:
1. Website Resmi Kemensos: cekbansos.kemensos.go.id
- Buka situs: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik Cari Data
Jika nama terdaftar dan bantuan sudah diproses, akan muncul informasi status pencairan, jenis bantuan, serta lembaga penyalur (bank atau pos).
2. Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Google Play Store
- Daftarkan akun dan login
- Masukkan data NIK dan wilayah tempat tinggal
- Pilih menu Daftar Penerima Bantuan
- Aplikasi akan menampilkan status pencairan bansos lansia jika terdaftar
3. Kantor Kelurahan/Desa atau Dinas Sosial Setempat
Jika tidak memiliki akses internet atau kesulitan menggunakan aplikasi, Anda dapat mendatangi kantor kelurahan atau dinas sosial setempat untuk menanyakan status bansos lansia. Bawa KTP, KK, dan dokumen pendukung lainnya.
Tips agar Dana Bansos Tidak Hangus
Beberapa kasus menunjukkan dana bansos tidak bisa dicairkan karena rekening tidak aktif atau tidak ada penarikan dalam waktu lama. Berikut tips agar bantuan tidak hangus:
- Segera cairkan dana setelah mendapat informasi bantuan masuk
- Jika menggunakan rekening bank, pastikan ATM atau buku tabungan masih aktif
- Jika lewat kantor pos, bawa KTP asli dan surat undangan pencairan (jika ada)
- Jangan menitipkan pencairan kepada orang lain, kecuali memiliki surat kuasa resmi
Waspadai Penipuan dan Hoaks
Seiring dengan pencairan bansos, marak pula beredar hoaks dan penipuan berkedok bantuan sosial. Penting untuk diketahui:
- Pemerintah tidak pernah memungut biaya untuk pencairan bansos
- Tidak perlu memberikan kode OTP, PIN, atau data pribadi ke pihak tak dikenal
- Hindari mengklik tautan dari pesan WhatsApp atau media sosial yang tidak berasal dari akun resmi Kemensos
Ikuti informasi resmi hanya melalui:
- Website: kemensos.go.id
- Instagram: @kemensosri
- Call Center: 1500299
Penutup
Bansos lansia Rp300 ribu per bulan merupakan bentuk nyata kepedulian negara terhadap warganya yang sudah memasuki usia senja. Pada periode Juni 2025, bantuan ini kembali disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para lansia di seluruh penjuru tanah air.
Bagi masyarakat yang merasa memenuhi syarat, segera cek status pencairan bansos melalui kanal resmi yang telah disediakan oleh pemerintah. Pastikan data Anda valid, rekening aktif, dan hindari informasi menyesatkan.
Semoga bantuan ini membawa manfaat besar dan mendukung kehidupan lansia yang lebih sejahtera dan bermartabat.






